Nikson Nababan Kunjungi Korban Kebakaran di Batu Manuppak

Bupati Taput, Nikson Nababan meninjau lokasi kebakaran di di Batu Manuppak, Kecamatan Pangaribuan.

Taput, Lintangnews.com | Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan, didampingi beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Pangaribuan, David Nainggolan tinjau kondisi pembenahan pasca kebakaran di Desa Batu Manuppak, Kecamatan Pangaribuan, Jumat (14/2/2020).

Ini dilanjutkan pertemuan dengan korban kebakaran dan masyarakat. Sekaligus mangupa-upa dan menghibur korban kebakaran di Balai Desa Batu Manumpak.

Nikson juga langsung mengecek dan memastikan kesiapan maupun kesiagaan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang telah diberikan Pemkab Taput beberapa waktu lalu.

Juga membagikan administrasi kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang turut hangus dalam kebakaran itu langsung diterbitkan dokumen baru oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Aturan saat ini, apabila ada bencana, bantuannya ditransfer kepada korban. Ini menjadi kendala, karena korban tidak bisa secepat mungkin menerima bantuan, pasalnya harus melalui prosedur. Kita akan merubah ini kembali seperti sebelumnya, dengan aturan spesifikasi kerusakan dan besarnya bantuan. Sehingga bisa langsung dimanfaatkan korban tidak lama sesudah kejadian,” terangnya.

Bupati menuturkan, bencana memang tidak bisa dihindarkan, tetapi tetap harus menjaga dan berhati-hati dalam menggunakan listrik dan elpiji. Selain itu, kingkungan juga dijaga.

“Sebisa mungkin kita antisipasi dan berjaga-jaga, tetapi semua diserahkan pada yang kuasa dan tetap berdoa agar dihindarkan dari segala bencana. Tuhan yang menghibur semua dan melipatgandakan rejeki kita semua,” ungkapnya.

Salah seorang korban kebakaran, Marasin Gultom menyampaikan, terima kasih pada Bupati atas kehadirannya. Dia menuturkan, sebelumnya Ketua TP PKK Taput sudah datang menghibur mereka.

Sementara salah seorang Tokoh Masyarakat, Maraduan Goltom menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati untuk duduk bersama warga, khususnya korban kebakaran. (Pembela)