‘Nyanyian’ 3 Tersangka, Riko Ngakui Beli Sabu dari Napi Lapas Siantar

45
Tersangka Riko Ardian menunjukkan barang bukti yang diamankan.

Simalungun, Lintangnews.com | Riko Ardian (25), warga Kampung III Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun menyebutkan, narkotika jenis sabu yang diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun dari 3 tersangka sebelumnya, dibeli dari seseorang nara pidana (napi) Lembaga Permasyarakatan (Lapasl Klas IIA Pematangsiantar, Perumnas Batu 6 Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Itu diungkapnya pasca dirinya ditangkap Unit Opsnal, Senin (2/12/2019) sekira pukul 23.00 WIB dari rumah orang tuanya di Kampung III Nagori Purba Ganda. Ini setelah 3 tersangka yakni, Arianto Batubara (32), Angga Satria (26) dan Yudi Surya (23) ‘menyanyi’, saat sabu mereka ditangkap petugas diperoleh dari Riko Andrian. Selanjutnya Riko ‘menyanyi’ lagi jika membeli sabu dari salah seorang napi.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kasat Narkoba, AKP Eduar Tobing diteruskan pihak Humas Polres, Rabu (4/12/2019) memaparkan, sebelumnya Unit opsnal menangkap Arianto Batubara, Angga Satria dan Yudi Surya, ketiganya warga Nagori Purba Ganda dari dalam gubuk, Senin (2/12/2019) sekira pukul 22.30 WIB.

“Ketiganya mengaku, mendapat sabu dari Riko Andrian. Lalu Unit Opsnal mengamankan Riko setengah jam setelah 3 tersangka ditangkap. Selanjutnya, Riko nyanyi lagi sabu itu miliknya dan sebelumnya dipesan dari Syamsul Purba, napi Lapas Siantar. Diterimanya melalui adiknya Syamsul Purba bernama Suheri Purba,” papar AKP Eduar.

Ketiga tersangka diamankan bersama barang bukti.

Dari ketiga tersangka barang bukti yang diamankan petugas yakni, 1 buah kotak permen warna hijau isi 5 bungkus plastik klip kecil berisi sabu dan 6 bungkus plastik klip kecil kosong. Selanjutnya 3 buah pipet, 1 buah kaca pirex, 3 buah mancis, 1 unit handphone (HP) Samsung lipat warna hitam, 1 buah alat isap sabu (bong) dan 1 buah dompet warna hitam tanpa keterangan isi dari dompet tersebut.

Kemudian barang bukti yang diamankan petugas dari tersangka Riko yakni, 1 dompet kecil di dalamnya ada 16 bungkus plastik klip kecil berisi sabu, 1 bungkus plastik klip besar berisi sabu, 5 bungkus plastik klip besar kosong, 2 buah gunting, 1 buah mancis, 1 buku catatan penjualan sabu, 1 unit HP, 1 unit timbangan digital, 1 plastik isi plastik kosong dan 2 lembar tisu.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres Simalungun untuk dilakukan proses penyidikan. Rencana tindak lanjut mengembangkan jaringan, menggelar awal dan mengirim barang bukti ke Labfor. Selanjutnya mengirimkan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum,” tukas AKP Eduar. (rel/zai)