PAD Asahan Menurun di Masa Covid-19

Kepala Bappeda Asahan, Sorimuda Siregar.

Asahan, Lintangnews.com | Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan di masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan, dimana target yang ditetapkan sebesar Rp 95 miliar lebih atau sekitar 60 persen, namun hanya mencapai Rp 58 miliar.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappeda) (Pemkab) Asahan, Sorimuda Siregar mengatakan, PAD diprediksi tidak bisa memenuhi target rencana yang ditetapkan.

Hal ini disebabkan tahun 2020 Indonesia khususnya Kabupaten Asahan juga diserang Covid-19, dimana ada 10 item tidak bisa dioptimalkan.

“Dampak Covid-19 membuat 10 item PAD di Asahan tidak tercapai, sehingga ini mempengaruhi target yang kita harapkan,” ujar Sorimuda, Sabtu (12/12/2020).

Menurut Sorimuda, walaupun tidak mencapai target, pihaknya berhasil meningkatkan pendapataan yang diterima dari PAD, jika dibandingkan tahun 2019. PAD yang terealisasi sebesar Rp 55 miliar lebih lalu di masa pandemi tahun 2020 PAD yang diterima hingga 4 Desember 2020 Rp 56 miliar atau 58 persen.

“Kemungkinan PAD kita akan terus bergerak,” ujar Sorimuda.

Lalu terkait dengan target PAD tahun 2021, Sorimuda mengatakan, pihaknya sudah memproses , tinggal menunggu pengesahan APBD Asahan 2021 oleh DPRD. (Heru)