Persoalan Banjir, Pemko Siantar Diminta Tidak ‘Memelihara’ Bencana Alam

Petugas damkar Pemko Siantar saat menyedot air di lokasi banjir.

Siantar, Lintangnews.com | Banjir yang terjadi pada puluhan rumah di Jalan Medan Km 6, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar disebut akibat drainase tidak memadai lagi.

“Ini sudah beberapa kali kita sampaikan, dari segi kapasitasnya dan ditambah lagi karena pendangkalan atas sendimen, sehingga banjir selalu terjadi. Jadi tidak sebatas melakukan penyedotan air lalu selesai,” sebut Daud Simanjuntak, anggota DPRD Siantar, Jumat (4/12/2020).

Disampaikannya, terkait persoalan ini, Komisi III DPRD Siantar telah konsultasi dengan Kementerian terkait mengingat jalan itu merupakan jalan nasional. Hanya saja, pihaknya tidak mendapat jawaban yang memuaskan.

Terkait hal itu, Daud mendesak Wali Kota Siantar, Hefriansyah harus lebih peduli atas persoalan banjir ini. Ia berharap, Pemko Siantar tidak memelihara bencana dalam persoalan banjir tersebut.

“Artinya sepanjang tidak ada aturan yang dilanggar, kenapa tidak diperbaiki saja, kan bisa dari anggaran dari dana tak terduga Kota Siantar untuk memperbaikinya,” terang politisi Partai Golkar ini.

“Akhirnya tetap lah kita warga Siantar menikmati banjir ini, karena minimnya kepedulian pemerintah,” tandas Sekretaris Komisi III ini.

Seperti diketahui, amatan wartawan terkait persoalan banjir tersebut, selain menyedot air yang menggenangi rumah warga, Pemko Siantar juga membuka dapur umum di sekitar lokasi banjir. (Elisbet)