Persoalan Kandang Ayam, Penjual Rujak Tewas Ditikam Pisau di Jalan Vihara

Jenazah korban di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Siantar, Lintangnews.com | Seorang penjual rujak, Deddy tewas di tempat setelah ditikam pisau di bagian jantungnya di Jalan Vihara, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu (14/11/2018) sekira pukul 08.30 WIB.

Menurut keterangan warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), jika Dedy sempat cecok dengan pelaku yang diketahui bernama Abdul Gofur (45) lantaran permasalahan kandang ayam.

“Gofur setelah menikam korban langsung melarikan diri, sempat dikejar warga tapi tidak dapat,” ungkap seorang wanita berbadan tambun kepada awak media.

Bahkan saat sebelum terjadi penikaman, saat itu korban hendak pergi bekerja dengan seorang teman wanitanya.

Menurut keterangan salah seorang warga marga marga Hutapea, ternyata pelaku sempat mengatakan sesuatu kepada korban. “Apa mata mu melihat-melihat aku’. Namun korban merasa tidak senang dan melawan, sehingga pelaku melemparkan piring ke korban dan mengambil balok di belakang rumah.

Foto terduga pelaku penikaman penjual rujak.

“Saya sempat melerai, namanya juga tetangga gak mungkin diam saja. Itu lah setelah saya lerai rupanya keduanya saling berhadap-hadapan. Pelaku langsung mengambil pisau dan menikam bagian jantung korban,” paparnya.

Saat berada di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih, tetangga korban bernama Adi menuturkan, usai penikaman, Deddy sempat meminta tolong pada dirinya.

“Usai ditikam, korban sempat berdiri mendatangi rumah saya untuk meminta tolong. Namun tepat di depan rumah saya, korban sudah terjatuh dan meninggal makanya langsung kami bawa ke RSUD Djasamen Saragih,” kata Adi.

Hingga berita ini diturunkan, korban Dedy masih berada di Instalasi Forensik RSUD Djasamen Saragih untuk dilakukan visum. (res)