
Simalungun, Lintangnews.com | Penjabat (Pj) Pangulu Nagori Silau Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Miswan, tidak mengetahui asal-usul pengadaan bibit durian yang anggarannya bersumber dari dana desa tahun 2022.
Hal itu terungkap ketika wartawan melakukan konfirmasi kepada Miswan di sela-sela pembagian bibit durian kepada masyarakat, berlokasi di ruang pertemuan Nagori tersebut, Senin (29/8/2022).
Pria yang juga menjabat Kasi Ekbang Kantor Camat Gunung Maligas itu mengalihkan konfirmasi wartawan kepada Kaur Keuangan Nagori Silau Bayu, Fitri Juliani.
Sementara Fitri mengakui, hanya menyetorkan uang sebesar Rp 10 juta kepada CV Rika Sanjaya untuk pembayaran 100 batang bibit durian yang sebelumnya telah dipesan Pangulu yang lama.
Sayangnya, Fitri tidak mengetahui siapa nama yang mewakili perusahaan itu untuk berkomunikasi, dari mulai penawaran, transaksi hingga pengantaran bibit ke kantor Pangulu.
“Kalau nama orangnya saya tidak tau. Yang penting saya kirim uang Rp 10 juta ke rekening CV Rika Sanjaya,” tukas Fitri.
Pantauan di lokasi, rata-rata bibit durian tersebut tingginya dari tanah polibag hanya 30-40cm dan terlihat daunnya minim.
Seperti diketahui pengadaan bibit durian merupakan program ketahan pangan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) yang anggarannya ditampung di dana desa. (Zai)
