Polres Humbahas Gulung 2 Jurtul Togel dan 1 Pelaku Narkotika

Kapolres Humbahas, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi Wakapolres, Kompol Demita Pinem, Kasat Reskrim, AKP JH Tarigan dan Kasat Narkoba, AKP R Manalu memberikan keterangan pers.

Humbahas, Lintangnews.com | Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) berhasil menggulung 2 orang pelaku juru tulis (jurtul) perjudian toto gelap (togel) dan 1 orang pelaku narkotika, Sabtu (23/1/2021) dari tempat berbeda.

Kapolres Humbahas, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar membenarkan penangkapan tersebut. Ketiga pelaku ditangkap dilakukan di lokasi yang berbeda.

Pengungkapan kasus pertama yakni, Barisan Tumanggor (36) warga Dusun Alahaan Pardomuan Desa Sionom Hudon Julu, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbahas, Sabtu (23/1/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Barisan ditangkap di warung tepatnya di rumahnya. Dari hasil penggeledahan, Barisan merupakan pelaku jurtul judi tebakan angka togel.

“Hasil penggeledahaan, kita sita uang sebesar Rp 115.000,00 dan 1 buah buku tuang bertuliskan tebakan nomor togel,” kata AKBP Ronny dalam keterangan persnya, Senin (25/1/2021) di Mapolres Humbahas.

Kemudian, Sarihon Manalu (67) warga Dusun Aek Sopang Desa Rura Aek Sopang, Kecamatan Pakkat. Sarihon ditangkap di warung tepatnya di rumahnya, Sabtu (23/1/2021) sekira pukul 21.30 WIB.

Dari tangan pelaku, barang bukti yang berhasil disita uang sebesar Rp 167.000, kertas putih yang bertuliskan nomor tebakan, dan 2 unit handphone (HP) Nokia warna hitam.

“Sementara dari hasil penyelidikan, pelaku merupakan jurtul angka tebakan nomor Kim. Selanjutnya nomor tebakan judi Kim dikirimkan melalui HP pada Janson Lombing,” ujar Kapolres didampingi Wakapolres, Kompol Demita Pinem, Kasat Reskrim AKP JH Tarigan dan Kasat Narkoba, AKP R Manalu.

Lalu di hari yang sama, Juventus Sembiring Kembaren (36) warga Desa Pasaribu, Kecamatan Dolok Sanggul ditangkap sekira pukul 19.00 WIB di Jalan Siliwangi Kecamatan Dolok Sanggul, tepatnya di depan loket stasiun Bus Sampri.

“Dirinya terbukti membawa narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 0,40 gram yang dibungkus dalam plastik kecil klip merah transparan,” tambah AKBP Ronny.

Dijelaskannya, penangkapan para pelaku itu tidak terlepas adanya laporan masyarakat kepada pihak kepolisian.

“Untuk kedua pelaku jurtul (Barisan dan Sarihon) dijerat pasal 303 ayat 1 ke subs pasal 303 bis ayat 1 ke 2e dari KUHPidana, dengan ancaman pidana minimal 6 tahun penjara dan 10 tahun penjara,” terang Kapolres.

Sementara, untuk Juventus dikenakkan pasal 112 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun penjara. (DS)