Polsek Perdagangan Ungkap Kasus Pencurian Emas Milik Warga Bandar Masilam

Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Perdagangan.

Simalungun, Lintangnews.com |  Polsek Perdagangan mengungkap kasus pencurian emas milik pasangan suami istri (pasutri) asal Huta V Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun yang terjadi pada Sabtu (15/6/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Adapun pasutri yang menjadi korban adalah Rasmidi dan Mundriani. Peristiwa itu dilaporkan Mundriani dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ /VI/2019/Simal-Dagang, 17 Juni 2019 pukul 12.00 WIB. Dengan saksi, Fidia (28) dan Rudi Priyadi (40).

Atas peristiwa itu, korban kehilangan emas seberat 11 gram. Terdiri dari 2 buah cincin seberat 7 gram dan gelang seberat 3 gram, mainan kalung dewasa seberat 1 gram. Lalu dompet berisi uang tunai sebesar Rp 2 juta, kartu ATM, kartu BPJS dan kartu menikah.

Sementara tersangka, Suprianto alias Supri (25) warga Huta V Nagori Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun. Dengan barang bukti yang diamankan berupa 2 buah dompet kosong, 2 buah kartu ATM, 1 buah KTP, kartu BPJS dan kartu menikah.

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi didampingi Kanit Reskrim, Iptu Zikri Muamar melalui Kasi Humas, Aiptu R Perangin-angin, Rabu (10/7/2019) memaparkan kronologi kejadian yang terjadi Sabtu (15/6/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

“Awalnya Rasmidi memberitahukan pada istrinya (korban), jika kunci pintu dapur terletak di tempat kunci dapur. Padahal diketahui kunci berada di lemari dalam rumah. Mendengar hal tersebut, korban menduga telah terjadi sesuatu di rumahnya,” sebut Perangin-angin.

Seketika, korban bersama suaminya melakukan pemeriksaan terhadap lemari yang berada dalam kamar. Ternyata benar emas yang berada dalam dompet warna merah jambu hilang. Lalu memeriksa ruang tamu barang bukti lain turut hilang.

“Kemudian korban dan suami melakukan pemeriksaan sekitar rumah. Dan menemukan atap seng kamar mandi sudah dalam keadaan rusak. Diduga pelaku masuk ke rumah melalui dari atap seng kamar mandi,” tulis WhatsApp (WA) Perangin-angin.

Selanjutnya Selasa (9/7/2019) sekira pukul 10.00 WIB, Unit Lidik Polsek Perdagangan mendapat informasi, bahwa pelaku pencurian di rumah korban diketahui bernama Suprianto diketahui warga yang sama.

Sekira pukul 14.00 WIB, Unit Lidik dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Zikri Muamar melakukan penyelidikan, sekaligus mencari keberadaan diduga pelaku di Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara. Akhirnya sekira pukul 15.00 WIB Suprianto pun diamankan.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengaku dirinya yang melakukan pencurian. Hasil pengembangan, diamankan barang bukti sesuai daftar bukti dari ladang sawit yang tak jauh dari rumah pelaku.

“Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Perdagangan,” tukas Perangin-angin. (rel/zai)