SD Wira Mandiri Terapkan Bermain Plastisin sembari Belajar

Para pelajar SD Wira Mandiri bermain plastisin sembari belajar.

Medan, Lintangnews.com | Belajar memang suatu keharusan untuk semua orang, agar dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih.

Namun belajar juga akan lebih menyenangkan jika diiringi dengan bermain. Belajar sambil bermain memang sangatlah menyenangkan bagi para anak-anak.

Hal ini terlihat dari siswa-siswi SD Swasta Wira Mandiri yang sedang melakukan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi ‘perubahan bentuk’ menggunakan plastisin, Jumat (2/11/2018) kemarin di ruang kelas.

Plastisin merupakan benda yang dapat mengalami perubahan bentuk. Plastisin juga benda yang memiliki sifat kenyal. Karena itu plastisin sangat mudah untuk dibentuk. Dengan plastisin ini anak didik dapat memahami perubahan bentuk yang terjadi.

Menurut wali kelas II, Umi Retno Ryastia, materi perubahan bentuk pada pelajaran IPA, tidak cukup hanya memberikan penjelasan kepada anak. Namun harus memberikan contoh agar anak dapat lebih memahami tentang perubahan bentuk.

Belajar plastisin yang dilakukan para pelajar.

Menurutnya, seluruh siswa-siswi kelas II SD Wira Mandiri belajar memahami perubahan bentuk menggunakan plastisin. Semua siswa berkreasi sesuai keinginan mereka menciptakan suatu kreatifitas dari perubahan bentuk plastisin seperti bunga, mobil dan sebagainya.

“Walaupun bermain plastisin terlihat sederhana, namun banyak sekali manfaat yang bisa di dapat. Antara lain dapat mengaktifkan motorik kasar dan motorik halus pada jari jemari anak, memberikan pengenalan warna, menumbuhkan imajinasi anak, melatih kesabaran anak, serta dapat merangsang indera peraba dan kemampuan kinestetik anak,” terang Retno.

Di tempat terpisah, M Cheriandiva Putra Kaya Harahap selaku Kepala Sekolah (Kepsek) berharap agar seluruh anak didik dapat memahami dengan mudah materi yang disampaikan melalui metode praktik.

“Semoga kedepannya para anak didik bisa dibantu guru masing-masing untuk bisa serta mampu memahami materi-materi yang disampaikan dengan metode-metode baru dan suasana belajar yang aktif dan efektif,” sebutnya. (rel)