Sembilan Kelompok Perwiritan di Desa Sei Tampang Santuni Anak Yatim

Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi menghadiri penyatunan anak yatim di Desa Sei Tampang.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Menyambut Tahun Baru Islam 10 Muharram 1440 H, perwiritan kaum ibu di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan kegiatan penyantunan anak yatim berlangsung di halaman Musholla Al Ikhlas Dusun Puleh Rejo, Kamis (20/9/2018).

Kegiatan akbar perwiritan kaum ibu di 9 Dusun itu sekaligus mengundang Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara anak yatim yang hadir meliputi, Dusun Sidorejo, Tanah Damar, Puleh Rejo, Gerak Tani, PT CSR, PT DLI, Mambang Hulu, Sei Tampang dan Al Washliyah Dusun Sei Mambang dengan jumlah 82 orang.

Ketua Panitia, Hotni Harahap dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Plt Bupati Labuhanbatu yang berkenan hadir di acara penyantunan anak yatim itu.

“Ada pun batas usia yang mendapat santunan anak yatim tahun ini 15 tahun ke bawah. Ini merupakan hasil musyawarah kita bersama Kepala Desa (Kades) Muhammad Amui,” sebut Hotni.

Para ibu-ibu perwiritan di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir.

Sementara Muhammad Asmui menyampaikan terima kasih pada Plt Bupati Labuhanbatu bersama OPD, termasuk peran serta sejumlah perusahaan yakni, PT CSR, PT DLI, para donatur dan infaq pribadi baik zakat harta atau Penghasilan dan warga muslim yang dapat menyisihkan pendapatannya per hari Rp 100.

“Program ini dimulai tahun 1994 dan sampai sekarang berjalan tanpa ada hambatan, serta masih dikelola masing-masing Ketua Kelompok Perwiritan yang dikutip dari rumah ke rumah di setiap 9 Dusun. Uang santunan setiap tahunnya kita upayakan bertambah. Tahun 2017 sebesar Rp 1,8 juta bagi setiap anak yatim. Dan tahun 2018 kita upayakan bertambah karena belum dihitung panitia,” terang Asmui.

Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangga serta salut jika ibu-ibu dalam perkumpulan perwiritan melaksanakan kegiatan ini sudah bertahun-tahun, dengan menyisihkan pendapatan suami Rp 100 per hari selama 1 tahun untuk menyantuni anak yatim. “Upaya dan itikad dengan ikhlas ini semoga menjadi amal dan ibadah,” sebut Andi.

Dalam kesempatan itu, Plt Bupati dan pimpinan OPD juga memberikan santunan kepada anak yatim. (sofyan)