Tanggul Jebol, Balita Tewas Terseret Arus Sungai di Siantar Narumonda

Personil BPBD Tobasa melakukan pencarian bersama warga.

Tobasa, Lintangnews.com | Akibat curah hujan yang deras melanda hampir seluruh Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menyebabkan sungai yang berada di Desa Sitorang Jaya, Kecamatan Siantar Narumonda meluap hingga mengakibatkan tanggul jebol.

Ini mengakibatkan musibah dialami pasangan suami istri (pasutri) Hotner Simangunsong (35) dan Chelsea Simamora (35).

Pasalnya saat pulang berobat harus kehilangan seorang anak yang masih balita umur 4 bulan hanyut terbawa arus sungai, Senin (5/11/2018) sekira pukul 21.30 WIB.

Hotner sempat meraih tangan anaknya Chelsea Simangunsong (2). Namun anaknya yang berumur 4 bulan, Leoni Simangunsong tak mampu diselamatkan, sehingga terbawa arus air Sungai Aek Gordang yang mengalir ke Sungai Asahan.

Mendapat informasi tanggul jebol, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tobasa langsung menuju lokasi di Desa Sitorang Jaya untuk melakukan evakuasi dan pertolongan membantu masyarakat melakukan pencarian.

Proses pencarian yang dilakukan personil BPBD Tobasa.

Kepala BPBD Tobasa, Herbet Pasaribu kepada media menuturkan, pasutri itu melakukan perjalanan pulang dari berobat. Tetapi naas saat mereka melintasi daerah Lobu Luar tiba-tiba Aek Sigordang Desa Siantar Tonga-Tonga I, Kecamatan Siantar Narumonda meluap.

“Akibatnya sepeda motor yang mereka tumpangi terjatuh. Kemungkinan menabrak lubang, sehingga terjatuh dan hampir menyeret seluruh keluarga itu,” papar Herbet pada Selasa (6/11/2018).

Ditambahkan Herbet, Kepala Desa (Kades) Siantar Tonga-Tonga I, Sangapan Marpaung didampingi perangkat desa dan masyarakat melakukan pencarian sampai Selasa (6/11/2018) sekira pukul 04.00 WIB, kemudian dilanjutkan hingga pukul 08.00 WIB.

“Akhirnya masyarakat berhasil menemukan Leoni dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Semoga keluarga diberikan ketabahan menerima musibah itu,” pungkas Herbet. (asri)