Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT TPL Bantu Tanaman Kehidupan di Sipahutar

Deputi General Manager PT TPL, Janres Silalahi (baju batik) memberikan bibit alpukat untuk ditanam.

Taput, Lintangnews.com | Acara syukuran penanaman perdana tanaman kehidupan merupakan kerja sama Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) antara PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) dengan lima kelompok tani (poktan) hutan di Desa Sabungan Nihuta IV, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Selasa (30/4/2019).

Deputi General Manager PT TPL, Janres Silalahi menuturkan, syukuran yang dilakukan di Desa Sabungan Nihuta IV, mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 83 Tahun 2016 tentang Perhutanan Sosial.

“Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam bidang ekonomi melalui tanaman kehidupan. Hal ini sudah kita sosialisasikan sejak tahun 2014 lalu,” kata Janres.

Adapun pembinaan yang dilakukan ada di Kecamatan Sipahutar seperti, KTH Suka Maju, KTH Nunut-Adian Padang, KTH Marditogutoguan-Lobu Maulid, KTH Dusun Sigalagala dan KTH Dusun Adian Batu dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sabungan Nihuta IV.

“Kelima kelompok di atas merupakan tahap awal pembinaan yang dilakukan perusahaan kepada masyarakat. Kedepannya bila ada kelompok masyarakat yang ingin kita bina silahkan saja, perusahaan akan siap dengan tangan terbuka,” kata Janres.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu dengan pengadaan pohon untuk program tanaman kehidupan, karena TPL akan menyediakan pohon buah bagi kelompok masyarakat yang apabila berhasil, akan dipanen kelompok KTH untuk peningkatan ekonomi, bukan untuk perusahaan.

Janres menuturkan, harapan pihak perusahaan, semoga kemitraan dengan masyarakat dalam program tanaman kehidupan berjalan sinergi, sehingga perawatan tanaman yang diberikan dalam peningkatan ekonomi untuk kesejahteraan.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Sabungan Nihuta IV, Partonuan Simanjuntak dan Ketua Gapoktan, Darton Simanjuntak mengapresiasi kemitraan yang dilakukan PT TPL terhadap masyarakat.

Menurut mereka, perusahaan dan masyarakat dapat berkelanjutan untuk menjalin kerja sama pola kemitraan tanaman kehidupan dan bermanfaat kepada peningkatan kesejahteraan ekonomi.

“Melalui kerja sama itu, ketertinggalan desa kami dapat teratasi, dan pihak perusahaan selalu melakukan pembinaan kepada KTH yang dibentuk oleh masyarakat,” harap Partonuan.

Sementara Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Balige mengajak lstarikan hutan dengan tanaman kehidupan, tanpa merusak hutan dengan menelantarkan pemanfaatan tanaman kehidupan untuk kemajuan ekonomi desa.

Dalam acara syukuran itu dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Taput, Uspika Sipahutar, KPH Wilayah IV Balige, dan ratusan warga Sabungan Nihuta. Selain itu, dilakukan penanaman pohon secara simbolis di lahan poktan. (asri).