Tinjau Pembangunan RTP Parapat, Wabup: Ini Diharapkan Jadi Magnet Wisatawan  

Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi melakukan peninjauan lokasi pembangunan Ruang Terbuka Publik Parapat.

Simalungun, Lintangnews.com | Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi meninjau pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Parapat di Pantai Bebas dan pelabuhan depan Hotel Atsari Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumut, Selasa (2/11/2021).

RTP Parapat dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka mendukung program nasional destinasi super prioritas pariwisata Danau Toba.

Dalam peninjauab itu, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas pembangunan RTP yang diharapkan dapat menjadi daya tarik magnet wisatawan berkunjung ke Kota Parapat untuk menikmati keindahan alam Danau Toba.

“Dengan adanya pembangunan dengan kondisi luar biasa ini kita harapkan menjadi daya tarik magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Parapat, dalam rangka menikmati keindahan alam Danau Toba yang merupakan salah satu program nasional destinasi pariwisata super prioritas,” ujarnya.

Didampingi Camat Girsang Sipangan Bolon, Maruwandi Yosua Simaibang dan pihak Kementerian PUPR diwakili Daniel Tambun dan Kolsultan PT Yudia Karya, Usman Iskandar serta beberapa pejabat terkait, Wakil Bupati menyampaikan, pembangunan RTP Parapat hingga saat ini sudah mencapai sekitar 99 persen, dengan kondisi yang baik dan didukukung sarana pendukungnya juga bagus dan akan segera diresmikan.

“Dalam waktu dekat RTP ini akan diresmikan dan terbuka untuk umum, pengunjung tidak dipungut biaya. Kita berharap, adanya RTP ini kedepan Parapat tidak hanya sebagai kota transit atau sebagai pintu gerbang, akan tetapi daerah tujuan wisatawan dan bermalam di Parapat,” ujar Zonny.

Wakil Bupati juga berharap nantinya dari Parapat akan lahir sanggar-sanggar seni, home stay dan hotel-hotel berbintang lima. “Saat ini andalan kita hanya Niagara Hotel, semoga kedepan ada hotel-hotel bertarap nasional maupun internasional di Parapat,” paparnya.

Dirinya juga berharap, masyarakat Simalungun dan secara khusus masyarakat Parapat agar aset itu dijaga dan rawat, karena merupakan kebanggaan bersama. (Rel/Zai)