Tokoh Masyarakat dan Anggota DPRD Sumut Upayakan Pemulangan Nelayan Paluh Sibaji

Pertemuan antara Tokoh Masyarakat, Parlindungan Purba bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Tuahman Purba dengan warga Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Tokoh Masyarakat Provinsi Sumatera Utara, Parlindungan Purba (mantan Anggota DPD tahun 2013-2018) bersama anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Tuahman Purba berupaya memulangkan 10 orang nelayan Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang yang tertangkap lintas batas baru-baru ini.

Hal ini disampaikan mereka saat bertemu dengan para orang tua dan istri para nelayan itu, Minggu (17/10/2021) di Dusun 4 Desa Paluh Sibaji.

Parlindungan menuturkan, semasih menjadi anggota DPD Perwakilan Sumut sudah beberapa kali memulangkan nelayan Pantai Labu yang tertangkap di Malaysia saat mencari ikan, tentunya melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta pemerintahan Malaysia.

“Kali ini walaupun tidak lagi sebagai Anggota DPD, atas permohonan warga nelayan Paluh Sibaji kembali coba berupaya memulangkan nelayan yang ditangkap baru-baru ini,” katanya.

Pihaknya juga akan berusaha untuk memulangkan secepat nelayan itu, dengan bekerja sama dengan semua pihak. “Namun sekembalinya nelayan dari penahanan kami berharap para keluarga dapat memberi nasehat agar jangan melanggar batas bila mencari ikan,” ujarnya.

Anggota DPRD Sumut, Tuahman Purba mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih pada pemerintahan Indonesia dalam hal ini Kementrian KKP, Gubernur Sumut dan Bupati Deli Serdang yang terus berupaya mendukung untuk memulangkan nelayan Paluh Sibaji kembali kepada keluarganya.

“Saat ini kesepuluh nelayan ini masih di tahan di Pulau Pinang. Kita telah melakukan koordinasi ke semua pihak terkait, tentu juga dengan bantuan Parlindungan Purba,” sebutnya.

Lanjutnya, informasi yang diterima dalam waktu dekat ini nelayan Paluh Sibaji akan segera dipulangkan beserta perahunya, namun kepulangannya melalui Pelabuhan Belawan.

Nurhafni perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pantai Labu dengan meniti kan air mata mengucapkan terima kasih atas kepedulian Parlindungan Purba dan Tuahman Purba yang akan membantu memulangkan para nelayan Paluh Sibaji.

“Semoga upaya pemulangan nelayan ini dapat terwujud agar bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” paparnya.

Sementara Nuraini (55) orang tua Ali Topan, salah seorang nelayan yang ditangkap berharap pada Parlindungan Purba dan Tuahman Purba dapat segera pulang anaknya, karena selama ini menjadi tulang punggung keluarga dikarenakan orang tua (bapaknya) sakit-sakitan .

Kesepuluh nelayan yang di tangkap itu yakni, Agus Salim (25), Muhammad Ali Topan (19), Agus Tami Tanjung (47), Rizky Alamsyah (21), Aldi (17), Muhammad Ali Hatari (19), Abdulah Sani (25), Agus Syahputra (25), Robi Hermanwan Silalahi (25) dan Juma (27). (Idris)