Usai Nyabu, Dua Sejoli Diringkus Sat Narkoba Siantar dari Jalan Melati

1608
Kedua sejoli yang diamakan petugas Sat Narkoba Polres Siantar usai mengkonsumsi sabu.

Siantar, Lintangnews.com | Hitungan beberapa jam petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Siantar berhasil meringkus seorang wanita dan 2 orang pria dari lokasi berbeda, Selasa (26/11/2019).

Diketahui ketiganya adalah, Siti (39) warga Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Riski (24) warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat dan Koko Damanik (27) warga Jalan TVRI tepatnya komplek SD Inpres, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

Kasat Narkoba, AKP David Sinaga mengungkapkan, awalnya petugas mengamankan tersangka Siti bersama seorang pria di dalam rumahnya di Jalan Melati, Kelurahan Melati, Kecamatan Siantar Barat.

“Dua sejoli itu kita amankan usai memakai sabu di rumah tersangka Siti, pada Selasa (26/11/2019) sekira pukul 16.00 WIB,” kata AKP David, Kamis (28/11/2019).

Pelaku Koko Damanik yang diamankan Sat Narkoba Polres Siantar.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 buah pipa kaca pirex yang di dalamnya masih ada sisa pembakaran sabu, 2 paket sabu seberat 0,40 gram dan 1 buah bong terbuat dari botol Aqua gelas.

“Saat kita interogasi, kedua sejoli mengaku mendapat sabu dari pria tidak ketahui namanya,” jelas AKP David.

Lanjutnya, berselang 3 jam, petugas kembali meringkus seorang penyalahgunaan narkotika narkoba jenis sabu yang belakangan identitasnya diketahui bernama Koko Damanik.

Tersangka Koko Damanik diringkus di sebuah rumah tepatnya di komplek SD Inpres, Jalan TVRI, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (26/11/2019) sekira pukul 19.30 WIB.

Barang bukti yang diamankan dari Siti dan Riski.

Melihat petugas datang, saat itu Koko Damanik sempat mengelabui dengan cara membuang 1 paket sabu yang dibungkus uang pecahan Rp 2 ribu. Melihat itu, petugas langsung menangkap tersangka.

“Saat tersangka membuang 1 paket sabu dibungkus uang pecahan Rp 2 ribu langsung kita tangkap,” kata AKP David.

Dari hasil penggeledahan, di dalam dompet tersangka, petugas menemukan uang sebesar Rp 950 ribu. Saat petugas menanyakan terkait barang bukti yang ditemukan dan tersangka mengaku mendapat dari seorang pria bernama Andre.

“Saat kita interogasi, tersangka mengaku mendapat sabu dengan cara menelpon melalui handphone (HP),” jelas AKP David.

Barang bukti yang diamankan dari Koko Damanik.

Tak sampai disitu, kemudian petugas meminta tersangka untuk menghubungi Andre memesan sabu. Namun, saat dihubungi HP target ternyata tidak aktif.

Selanjutnya ketiga tersangka dan seluruh barang bukti yang ditemukan dibawa ke kantor Sat Narkoba guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (Irfan)