Vaksinasi Dosis Kedua PT STTC Bersama Polres Siantar dan Dinkes Selesai Dilaksanakan

Wali Kota Siantar, Hefriansyah memberikan tanggapannya atas pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan PT TTC.

Siantar, Lintangnews.com | Vaksinasi dosis kedua yang dilaksanakan PT Sumatra Tobacco Trading Company (PT STTC) bersama Polres Siantar dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat bagi 2.000 warga, Jumat (19/11/2021) berjalan tertib dan lancar.

Kegiatan vaksinasi yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) PT STTC Jalan Aman (Lau Cimba) itu diselenggarakan oleh Direktur PT STTC, Edwin Bingei Purba Siboro diwakili putranya, Alvin Bingei Purba Siboro.

Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota, Hefriansyah,Ketua Pengadilan Negeri (PN) Siantar, A Hadi, Kapolres, AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, Dandenpom  I/1 Siantar, Mayor CPM Binson Simbolon, mewakili Dandim 0207/SML, Mayor Inf FA Sidauruk, mewakili Danrem 022/Pantai Timur, Kasi Ops, Mayor Inf Denny R, Humas PT STTC, Erdy Wienata, Chairul dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kita mengapresiasi kegiatan ini pada PT STTC yang sudah membantu percepatan vaksinasi sesuai dengan program pemerintah,” ujar Hefriansyah.

Wali Kota menjelaskan, kegiatan vaksinasi massal di Siantar sampai saat ini masih terus dikebut. Seperti kolaborasi antara Pemko Siantar dengan TNI-Polri dan PT STTC. Apalagi, sampai saat ini, target vaksinasi di Siantar telah mencapai 75 persen.

“Hanya saja, vaksinasi pada lanjut usia (lansia) masih berada di 56 persen dari target yang ditentukan yakni 60 persen. Ini akan terus kita genjot, agar Siantar dalam penerapan PPKM nantinya berada di level 1,” ujar Hefriansyah.

Dirinya berharap, agar pendistribusian vaksin dari pemerintah ke daerah termasuk Santar berjalan lancar tanpa kendala, agar jumlah warga penerima vaksin dapat mencapai target.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi pada PT STTC, karena telah menyediakan tempat yang nyaman dan sejuk bagi warga yang datang untuk melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

Sementara Kapolres juga menyampaikan apresiasi pada PT STTC telah membantu pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi 2.000 warga Siantar. Boy mengimbau masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitasnya setiap hari, terutama menjelang Hari Natal 25 Desember 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022, agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19 seperti sebelumnya.

“Kita mengimbau, walaupun sudah divaksin agar tetap menggunakan masker, menjaga jarak antara yang satu dengan lainnya, serta mencuci tangan pakai sabun. Prokes harus tetap kita jaga dan jalankan setiap hari. Apalagi menjelang Hari Natal dan Tahun Baru ini, harus selalu mawas diri. Jangan sampai terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19,” imbuhnya.

Pernyataan senada disampaikan Presiden Direktur PT STTC diwakili Direktur Muda, Alvin Bingei Purba Siboro, agar masyarakat tetap menjalankan prokes sebagaimana imbauan pemerintah.

“Vaksinasi dosis pertama sudah kita laksanakan sekitar 4 minggu lalu di tempat ini juga. Jadi total warga yang divaksin ada 2.000 orang,” ujar Alvin.

Sementara warga yang mengikuti vaksinasi sejak pagi terlihat antusias untuk mendapatkan suntik vaksin dosis kedua. Warga mengaku nyaman, karena sebelum dan setelah menerima suntik vaksin, diberikan suguhan minuman ringan produk PT STTC secara cuma-cuma.

Tak hanya itu, peserta vaksin juga diberi kesempatan mengikuti kuis memperebutkan tiket gratis menginap di Hotel Toba Beach Hotel (TBH) Kabupaten Samosir.

Selain itu, Alvin juga memberikan bingkisan berupa beras dan uang kasih sayang pada sejumlah lansia yang ikut melakukan vaksinasi.

“Tetap semangat dan jaga kesehatan. Semoga Covid-19 cepat berlalu dan selalu pakai masker,” ucapnya sembari menyapa sejumlah lansia yang ditemuinya pada kegiatan vaksinasi itu.

Salah satu lansia, Lasma Sijabat (51) mengaku, senang mendapatkan pelayanan yang baik dari PT STTC sebagai panitia penyelenggara. “Petugasnya semua baik dan membantu kami, semoga vaksinasi ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Lasma juga mengucapkan terima kasih karena sudah dibantu  PT STTC dengan diberikannya sebuah kursi roda. Dirinya juga merasa senang diberikan beras dan uang kasih sayAng.

Hal senada disampaikan Ruspita (61), warga Jalan Medan. Dia mengaku, sebelumnya ada rasa kekhawatiran jika melakukan vaksinasi yang mengumpulkan orang banyak. Dirinya takut terjadi penumpukan masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin.

“Meskipun masyarakat yang hadir sangat banyak, tetapi tertib berdasarkan nomor antrian dan mengikuti arahan panitia agar tidak terjadi penumpukan,” tutur Ruspita yang berjalan harus dibantu sebuah tongkat. (Rel)