Viral, TKI Asal Asahan Tewas di Malaysia dan Jasadnya Tertahan

Gambar Dedek Napitupulu yang viral di Facebook.

Asahan, Lintangnews.com | Beredarnya postingan di media sosial (medsos) tentang jenazah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Dedek Syahputra Napitupulu (25) warga Dusun IV Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan yang tertahan selama 5 hari di Negeri Jihan, Malaysia.

Tertahan jasad Dedek dikabarkan terkendala dengan administrasi sebagai TKI. Pasalnya, izin kerja atau permit selama di Malaysia telah habis masa berlakunya.

Melalui paman almarhum, Muhammad Jamil saat diwawancarai awak media di rumah duka, Sabtu (16/2/2019) mengatakan, telah mendapat kabar meninggalnya kemenakan mereka.

“Kabar duka kami terima, memang saudara kami mengalami kecelakaan saat hendak bekerja pada 11 Februari 2019 dan meninggal esok harinya. Kami merasa cemas, karena jenazah belum pulang ke tanah air,” kata Jamil.

Pihak keluarga merasa cemas, karena kesulitan jenazah untuk pulang ke kampung halamannya terjadi kendala, karena ada permasalahan dengan permit.

“Berkoordinasi dengan pihak pemerintah telah kami lakukan. Kami hanya berharap, almarhum bisa pulang ke tanah air secepatnya,” harap Jamil.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pulau Rakyat Tua, Hamzah Siagian mengatakan, jenazah tidak tercatat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Asahan sebagai tenaga kerja.

Ini sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan, bahwa setiap TKI harus terdaftar di Disnaker.

“Informasi yang kami dapat, komunitas TKI di Malaysia telah melakukan penggalangan untuk menolong administrasi kepulangan jenazah ke tanah air,” jelas Kades.

Saat ditanyai mengenai permit Dedek yang sudah habis masa berlakunya, Hamzah Siagian membenarkan jika itu (permit) sudah mati dari beberapa bulan lalu.

“Memang almarhum sudah merencanakan hendak mengurus permitnya di Indonesia. Akan tetapi Tuhan berkehendak lain, sehingga keluarga menerima kabar duka dengan meninggalnya Dedek,” ungkap Hamzah. (heru)