Wakil Ketua KPK Singgung Kasus Hefriansyah di KPK

73
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang saat acara Ngobrol Pintar dengan Moderator Greg Purba.

Siantar, Lintangnews.com | Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan mantan Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain yang telah ditetapkan tersangka dugaan suap terkait pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017 disebut masih berlanjut.

“Masih tetap berproses di KPK, sekali lagi saya tak bisa menyampaikan secara detail kecuali sudah masuk dalam penyelidikan” sebut Saut Situmorang selaku Wakil Ketua Pimpinan KPK saat acara Ngobrol Pintar (Ngopi) dengan tema pencegahan dan penindakan tindakan korupsi di Kota Siantar, bertempat di kedai kopi Vonna, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (3/12/2019).

Dalam acara yang dimoderatori Greg Purba dan dihadiri Rajamin Sirait ini, salah seorang yang hadir menyinggung soal status keterlibatan Hefriansyah Wali Kota Siantar dalam kasus ini, Saut mencontohkan kasus E-KTP yang diawali mulai tahun 2011.

“Saya tidak update, bagaimana kasus ini. Kecuali sudah masuk dalam penyelidikan. Hanya saja, jangan lupa bahwa tindak pidana itu 18 tahun. Nggak ketemu hari ini, bisa saja tahun depan yang penting ada dua alat bukti,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota, Hefriansyah mengakui telah memenuhi panggilan KPK.

Pemanggilan ini diduga tidak terlepas dengan kasus proyek yang telah menjerat mantan Bupati Batubara OK Arya atau jual beli jabatan Sekretaris Daerah (Sekda).

“Aku dipanggil tanggal 14 November. Masalahnya dimana? Darimana kau dapat informasi itu?,” ujarnya balik bertanya kepada sejumlah wartawan di Sapadia Hotel, Selasa (20/3/2018). (Elisbet)