Wali Kota Buka Pertemuan Tingkat Tinggi 8 Daerah se KPw BI Siantar

Wali Kota, Hefriansyah foto bersama Kepala BPS Siantar, Sawaluddin Naibaho, serta para delegasi yang membidangi dari 8 Kabupaten/Kota anggota TPID se wilayah kerja KPw BI Pematangsiantar.

Siantar, Lintangnews.com | Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di 8 daerah se Wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar pada triwulan ke IV tahun 2018 melaksanakan pertemuan tingkat tinggi (high level meeting).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat KPw BI, Jalan Adam Malik itu dibuka oleh Wali Kota, Hefriansyah, Senin (17/12/2018).

Dalam sambutannya Wali Kota mengatakan, rapat koordinasi (rakor) antar Kabupaten/Kota se wilayah kerja BI Siantar telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan, konsitensi dan peningkatan koordinasi ini sangat penting untuk mendorong perekonomian daerah dan menekan laju inflasi, sehingga target inflasi 3,5% ± 1% (yoy) dapat tercapai.

“Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan TPID, Pemko Siantar berfokus pada ketersediaan pasokan komoditas bahan pangan melalui kegiatan sidak pasar yang diadakan pada tanggal 13 desember 2018 di lokasi pasar tradisional, pasar modern dan pasar murah. Dan untuk memastikan keterjangkauan harga tim juga melaksanakan pasar murah sejak tanggal 10-14 Desember 2018 di 8 Kecamatan,” sebut Hefriansyah.

Sambungnya, untuk kelancaran distribusi, tim melaksanakan pemantauan arus lalu lintas guna memastikan kelancaran distribusi barang dari dan menuju Siantar, bekerjasama dengan stakeholder terkait.

Pada high level meeting triwulan lalu, tutur Wali Kota, seluruh TPID Kabupaten/Kota se wilayah kerja KPw BI Siantar telah sepakat untuk mendorong kerjasama antar kabupaten/kota surplus dan defisit pasokan pangan, melaporkan informasi jadwal panen dan ketersediaan pasokan/produksi bulanan pada setiap pelaksanaan high level meeting TPID triwulan.

“Kita juga telah melakukan koordinasi dengan satgas pangan dalam melakukan pengawasan pasokan bahan pangan, mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian berupa irigasi dan jalan pertanian di masing-masing kabupaten/kota, melakukan koordinasi dengan Bulog untuk memastikan stok beras. Melakukan pengawasan atas ketersediaan pasokan dan distribusi gas LPG bersubsidi di masing-masing kabupaten/kota dan memastikan kelancaran penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di masing-masing kabupaten/kota yang mendapat program BPNT,” ujar Hefriansyah.

Di akhir sambutan, Wali Kota mengajak seluruh TPID Kabupaten/Kota se wilayah kerja KPw BI Wiantar untuk melakukan pemantauan harga secara intensif dan melakukan evaluasi atas efektivitas kebijakan yang diambil untuk menjaga keterjangkauan harga barang dan jasa, dan terus mengawal kondisi inflasi jelang periode Hari Natal dan Tahun Baru nanti.

Tampak hadir dalam agenda itu, Kepala BPS Siantar, Sawaluddin Naibaho, serta para delegasi yang membidangi dari delapan kabupaten/kota anggota TPID se wilayah kerja KPW BI Siantar. (rel)