Berkas Penganiayaan Elfrida Sinaga Diserahkan ke Kejari Siantar

Kasi Intel Kejari Siantar, Paomasi Jaya Laia.

Siantar, Lintangnews.com | Kasus dugaan penganiayaan dan penghinaan melalui sosial media (sosmed) Facebook yang dilakukan Elfrida boru Sinaga terhadap korban Laura boru Tampubolon bersama temannya Morina boru Purba di DL Cafe Jalan Maluku Atas,Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Sitalasari, Jumat (14/9/2018) lalu ditetapkan Polres Siantar menjadi tersangka, kini berkasnya telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Siantar.

Hal itu dibenarkan Kasi Intel Kejari Siantar, Faomasi Jaya Laia, jika berkasnya sudah diserahkan pada pihaknya. “Berkasnya sudah diserahkan sejak tanggal 9 Januari 2019,” sebutnya, Kamis (10/1/2019).

Lanjutnya, saat ini sedang diteliti oleh Jaksa Peneliti. Menurutnya, kalau memang alat bukti yang ada dalam berkas perkara cukup unsur bukti, nanti akan dinyatakan P21 (lengkap). Jika tidak cukup alat bukti akan dinyatakan P19.

“Nah, itu kita tunggu dulu hasil dari Jaksa Peneliti selama 14 hari,” ujarnya.

Pemberitaan sebelumnya, atas peristiwa itu, Laura Tampubolon pun langsung melaporkan Elfrida Sinaga ke Polresta Siantar dan tertuang sesuai dengan Laporan Polisi nomor LP/384/IX/2018/SU/STR.

Tidak hanya melaporkan kasus penganiayaan, Laura kembali melaporkan Elfrida dengan kasus ITE pada Kamis (23/8/2018) lalu ke Polrestabes Medan dengan pengaduan Undang Undang ITE dengan laporan polisi nomor : LP/1805/ K/ VIII/ 2018/ RESTABES MEDAN.

Dalam kasus ini, Laura berharap, dirinya sebagai korban menyerahkan sepenuhnya proses kepada aparat penegak hukum.(irfan)