Jalinsum Tobasa Dipenuhi Lubang Picu Suzuki Ertiga Seruduk Truk Tangki

Tobasa, Lintangnews.com I Kekhawatiran masyarakat dan pengguna jalan akhirnya terbukti terhadap kondisi badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Lumban Sinurat Desa Patane V, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Akibat mengelakkan lubang, mobil Suzuki Ertiga seruduk truk tangki, Jumat (22/11/2019) malam.

Kondisi Jalinsum di Kecamatan Porsea memang sudah banyak dipenuhi lubang, sehingga dapat berdampak terhadap kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Hal ini terjadi pada pukul 20.00 WIB, namun tidak mengakibatkan adanya korban jiwa.

Menurut keterangan salah seorang supir angkot, Johan Silaban, jika 1 unit truk tangki mendadak menginjak rem karena ada lubang besar menganga di depannya.

Sementara mobil Suzuki Ertiga di belakang truk itu terkejut dan langsung menabrak bagian belakang truk.

“Mungkin supir truk tidak paham kondisi Jalinsum yang berlubang, terlebih dipenuhi genangan air sebab guyuran air hujan. Sehingga supir terkejut kemudian rem mendadak. Hilang kontrol mobil Suzuki Ertiga langsung menabrak hingga depan mobil masuk kolong truk,” papar Johan.

Terpisah, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menerangkan, sudah sering terjadi kecelakaan di daerah itu akibat besar dan dalamnya lubang. Terlebih kendaraan roda dua, bahkan sampai menelan korban jiwa.

“Memang kondisi jalan dari tahun ke tahun tidak pernah bagus. Selain bergelombang juga dipenuhi banyak lubang. Perehapan memang dilakukan pihak Provinsi, namun belum sebulan sudah hancur kembali,” paparnya.

Seperti seminggu lalu penutupan lubang ditimbun dengan pasir dan batu (sirtu). Akibat timbunan itu malah menambah parah jalan, batu hasil timbunan berhamburan keluar membuat jalan licin, sehingga lubang menganga kembali. Apalagi saat ini musim penghujan.

Apalagi saat ini, mendekati Hari Natal dan Tahun Baru akan banyak pemudik melintasi Jalinsum itu. Belum lagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Toba sebagai pariwisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dipastikan mereka yang mengemudi tidak faham kondisi jalan, sehingga sangat memungkinkan terjadinya laka lantas. Bukan untuk berlibur bersama keluarga tetapi ‘berlibur’ di Rumah Sakit (RS).

“Untuk itu kami berharap, Balai Jalan Provinsi Sumatera Utara segera bertindak cepat memperbaiki kondisi jalan. Sebelum menelan korban lebih banyak dan lebih parah lagi,” pinta warga.

Mengetahui peristiwa ini, Media Center Tobasa langsung menghubungi Kasat Lantas Polres Tobasa, AKP Tio Marlin Simbolon via selular. AKP Tio berjanji akan segera mengerahkan anggotanya menuju lokasi kejadian. (asri)