PEMATANGSIANTAR, Lintangnews.com | Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara, Timbul Jaya Sibarani menggelar reses masa sidang ke II di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Pematangsiantar di Komplek Siantar Waterpark Jalan Rangkuta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, Selasa (19/05/2026) sore hari.
Dalam reses ini Timbul Jaya Sibarani mengundang sejumlah kader partai Golkar dari segala penjuru di Kota Pematangsiantar untuk menyampaikan aspirasinya yang telah dikeluhkan selama ini namun belum direspon oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Salah seorang kader, Hamongan Siregar, mengeluhkan kondisi di Jalan Medan tepatnya didekat simpang rambung merah kerap tergenangnyaair ketika baru turun hujan.
Lalu, ia juga mengeluhkan kondisi jalan di Bajigur dan Air Bersih yang tidak ada jalan terhubung karena padatnya penduduk dianggap dapat menjadi ancaman ketika terjadinya kebakaran.
Kader lainnya, Mistiati Saragih, mengeluhkan penerangan jalan di Jalan Medan di Kelurahan Sumber Jaya selanjutnya jalan itu juga kerap banjir ketika hujan turun.
Pendapatan Sianturi, Ketua Partai Golkar Kecamatan Siantar Utara, juga mengeluhkan kondisi jalan di Jalan SM Raja dekat wisma aman Damai yang kondisinya sangat memprihatinkan.
“Persoalan antuan sosial, masalah nya sudah komplek. banyak bantuan tidak tepat sasaran. Bahkan penghasilan 1-2 juta masuk desil 6, Malah penghasilan 5-10 juta masuk desil 1,” Ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Timbul menyampaikan bahwa jalan di Kota Pematangsiantar ada terdiri beberapa klasifikasi, ada jalan kota, ada jalan provinsi dan ada jalan nasional.
“Jalan medan merupakan jalan nasional. Begitupun, saya punya hubungan baik dengan kepala Balai nya yang ada di Provinsi Sumut, hal ini juga akan saya kordinasikan kesana, ” Ucapnya.
Mengenai Bansos maupun lingkungan padat penduduk, Timbul menyampaikan hal tesebut merupakan tanggungjawab dari Pemerintah Kota Pematangsiantar, hanya saja ia akan menyampaikan hal ini kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar.
“Disini juga ada pak Lurah Naga Pita, hal ini kita minta lurah untuk peka terhadap persoalan warga terkhusus di daerah yang dipimpinnya, ” Ujarnya.
Timbul menyarankan, kepada seluruh kader Golkar terkhusus di Kota Pematangsiantar untuk tidak menyampaikan aspirasi pada reses atau kegiatan dari DPRD Provinsi, ia juga akan meluangkan waktu 5 kali dalam sebulan untuk bisa menyampaikan segala informasi kepadanya.
“Selain kegiatan kegiatan seperti ini, saya dalam sebulan itu bisa menyempatkan 5 kali dalam sebulan untuk kita mengobrol seperti ini, disitu bapak ibu juga bisa menyampaikan segala aspirasinya,” Ungkap pria yang diketahui juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Simalungun.
Timbul menyampaikan, kepada seluruh kader golkar untuk menunjukkan eksistensi nya ditengah tengah kota Pematangsiantar ini, seperti dapat memperjuangkan semua aspirasi aspirasi ditengah tengah masyarakat.
“Bagaimana kita bangun partai ini, bagaimana bisa menggeliat di tengah tengah masyarakat,” Ujarnya.
“Kalau pun hari ini misal saya belum bisa memperjuangkan sesuatu dari aspirasi masyarakat. Paling tidak kita bisa menjalin hubungan silahturahmi melalui reses ini,” Tambahnya.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Pematangsiantar, Mangatas Marulitua Silalahi, yang juga menghadiri reses ini, menyampaikan, rasa syukur dengan dapat menghadiri reses ini.
“Kegiatan reses ini, tidak asing lagi. Ketepatan pak timbul ini ketua komisi D yang juga membidangi pembangunan terkhusus di Sumut. Sampaikan lah keluhan orang bapak ibu,” pungkasnya.



