Siantar, Lintangnews.com | Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pancur Nauli, Kelurahan BP Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar adakan program pelatihan bordir di Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) Yuni Phea, Jalan Musyawarah, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (25/9/2019).
Camat Siantar Marihat, Hendra Simamora yang kebetulan hadir dalam pembukaan pelatihan itu, menyampaikan agar seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dapat mempergunakan waktu sebaik-baiknya.
“Ini supaya bisa menambah pendapatan rumah tangga dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitarnya. Kepada instruktur pelatihan ini, kami titipkan seluruh peserta untuk dibina dan dilatih,” ucapnya sembari membuka acara.
Sementara itu, Ketua LPK Yuni Phea, Juniar Hutapea didampingi Sekretaris, Ramson Sinaga menyebutkan dalam pelatihan ini optimis seluruh peserta sudah mampu untuk melakukan beberapa hal seperti membuat bordiran aplikasi, taplak meja, baju dan lain sebagainya.
“Asal memang peserta serius mengikuti pelatihan ini, pastinya mereka telah bisa membordir. Kita berharap pelatihan ini menjadi berguna dan bermanfaat, sehingga mampu berwirausaha nantinya” ujar Hendra.
Menurutnya, seluruh peserta merupakan orang yang beruntung karena memiliki kesempatan mengikuti pelatihan. “Sehingga manfaatkanlah waktu ini sebaik mungkin,” katanya.
Sambung Juniar, usai pelatihan nanti diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam dunia kerja.
“Untuk kedepan, kalau boleh diharapkan pihak Kelurahan turut serta membelikan mesin jahitnya. Tidak apa-apa kalau hanya 3 orang saja setiap pelatihan dan bergilir. Namun langsung ada mesin jahitnya jadi bisa diteruskan. Kita khawatir, usai pelatihan ini ilmu yang didapat tinggal dipikiran karena tidak ada alatnya (mesin bordir),” tutup Juniar.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Lurah BP Nauli, BA Togatorop, Bhabinkamtibmas, B Sinambela, Ketua Pokmas, Sakti Aritonang, Rika Sinaga selaku Ketua TP PKK Kelurahan Sukadame dan Nila Maharani sebagai instruktur.
Diketahui, ada 10 orang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut dilakukan selama 12 hari, mulai dari tanggal 25 September 2019 sampai 8 Oktober 2019. (Elisbet)


