Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pemko Tebingtinggi telah membangun Pasar Rakyat Mekar Sentosa di Jalan Gunung Arjuna No 57, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan dengan biaya sebesar Rp 1 miliar lebih.
Namun disayangkan pemanfaatan Pasar Mekar Sentosa itu justru tidak maksimal. Hal ini terbukti tampak puluhan kios kosong melompong. Hanya ada 3 orang pedagang yang bertahan berjualan di lokasi itu.
Pedagang bernama Sutinem dan Sri Handayani menuturkan, dari dibukanya pasar itu sejak bulan Januari 2019, awalny hampir semua kios berjualan. Namun karena tidak ada pembelinya, lama kelamaan tidak bisa bertahan dan tak berjualan lagi, baik pedagang barang sembako maupun barang dagangan lainnya.
“Harganya tetap biasa saja, hanya saja pembelinya tidak ada. Contohnya seperti kami jualan pakaian dan sepatu ,sandal ,tas dan lain-lain, dalam 1 bulan paling ada 1 orang pembeli membeli satu jenis barang. Kami prihatin dengan kondisi itu,” ujar keduanya.
Mereka berharap, agar Pemko Tebingtinggi melalui instansi terkait mengarahkan para pedagang pasar yang telah terdata atau pedagang musiman untuk ditata berjualan lagi di Pasar Mekar Sentosa. (aguswan)


