Asahan, Lintangnews.com | Proyek pengerjaan pembangunan drainase di Jalan Jahe Lingkungan V, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, diprotes warga.
Pasalnya, proyek dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pemkab Asahan yang dikerjakan CV Surya Nikita dengan biaya sebesar Rp 118.751.00 bersumber dari APBD tahun 2019 itu diduga asal jadi.
Menurut seorang warga mengaku bernama Sodim, rogram kegiatan pekerjaan drainase yang bersumber dari dana APBD itu diduga dikerjakan tidak sesuai dengan bestek.
“Coba lihat adukan pasir dan semennya tidak merata, lebih banyakan pasir dari pada semennya ditambah lagi penggunan air yang sedikit. Bagaimana mau bertahan lama untuk ketahanan draenase ini,” ucapnya, Kamis (3/10/2019).
Masih kata Sodim, pengadukan semen yang digunakan sudah dilewati truk, namun masih juga difungsikan. Dengan begitu, akan berkurang mutu kekuatan campuran semen, ditambah lagi masih banyak yang berlubang pada penyusunan batu padas hingga terlihat tidak rapat.
Warga lainnya mengaku bernama Tumin, menuturkan, mereka belum pernah melihat pengawas dari dinas terkait datang ke lokasi, sehingga meragukan kualitas pembangunan itu .
“Kami meminta kepada Pemkab Asahan melalui dinas yang membidangi untuk mengawasi pekerjaan itu. Ini agar nantinya menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik sesuai dengan harapan masyarakat disini,” katanya. (Handoko)


