Bupati, Dandim dan Kapolres Simalungun Kebaktian Bersama di GKPS Kongsi Laita Raya

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, JR Saragih, Dandim 0207/Sml, Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan dan Kapolres, AKBP Heribertus Ompusunggu kebaktian bersama di GKPS Kongsi Laita Pematang Raya, Jumat (22/11/2019) sekira pukul 12.00 WIB.

Turut bersama pada kebaktian itu, Kapolsek Raya, seluruh stakeholder Kabupaten Simalungun serta sejumlah personil TNI dan Polri dan jemaat Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Kongsi Laita Pematang Raya,vKabupaten Simalungun.

Informasi dihimpun, Minggu (24/11/2019), kegiatan itu dalam rangka ibadah bersama Forkompimda Simalungun untuk meningkatkan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (TYME) sebagai bentuk dan motivasi pada masyarakat agar lebih taat beribadah.

Juga merupakan salah satu cara mempercepat dan mendukung program pemerintah di bidang pembangunan infrastuktur dan pendidikan, yaitu menjamin situasi keamanan yang kondusif melalui kerukunan umat beragama.

Dengan dilaksanakannya ibadah bersama Forkompimda Simalungun ini diharapkan dapat membawa suasana yang damai dan mencegah masuknya paham-paham radikalisme di kalangan masyarakat, khususnya di Simalungun.

Menempatkan pelayanan ibadah di posisi terdepan, tentunya akan menjadi skala prioritas untuk Polres Simalungun. Dengan peduli akan warganya yang berkekurangan, termasuk adalah misi ibadah dan juga menegakkan hukum tanpa pandang bulu, sebagai tanggung jawab dalam tugas Polri.

Kehadiran AKBP Heribertus dalam acara itu tentu memilik prinsip yang serupa dengan Pemerintah. Dan dipandang perlu ketegasan dalam memimpin, mempunyai kepedulian tinggi bagi masyarakat banyak dalam menghadapi kabar bohong dan berita hoax berkembang ditengah-tengah masyarakat, guna mencegah timbulnya konflik yang berdampak pada gangguan Kamtibmas serta beberapa konflik sosial.

Kapolres menuturkan, lelompok intoleran, radikal, tidak boleh diberi ruang di Kabupaten Habinaron do Bona (Simalungun). Menurutnya, dengan ibadah nantinya akan memperkuat persatuan bangsa dan tentang Kebhinekaan.

“Kita semua mestinya dapat berkontribusi positif buat bangsa ini, menjaga persatuan dan hargai perbedaan. Maka indah akan terwujud di bumi NKRI. Polri hadir dan ada untuk melayani masyarakat, keberhasilan itu dapat terwujud, karena peran aktif seluruh instrumen termasuk instrumen agama,” papar Kapolres. (rel/zai)