Labuhanbatu, Lintangnews.com | Enam Desa 1 Kelurahan di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu akan menikmati Sistem Penyaluran Air Minum (SPAM) direncanakan pada tahun 2020 yang sumber dananya dari Silpa Pusat.
Ini ditindaklanjuti dengan peninjauannya sekaligus survei lokasi pembangunan gedung pembangkit di Simpang HSJ tepatnya di bawah Jembatan Sidomulyo, Sabtu (23/11/2019) kemarin.
Kepala Desa (Kades) Sidomulyo, Sukri selaku penggagas menuturkan, pada tahun 2016 sudah merencanakan pembangunan SPAM untuk Desa Sidomulyo yang sumber airnya berasal dari Sungai Bilah.
“Beberapa tahun ini program itu terkendala, karena ada sesuatu hal mengingat munculnya program pemerintah yang dinamakan Pamsimas. Karena mendengar dan melihat program ini banyak yang gagal akibat sumber airnya dari dalam tanah. Desa Sidomulyo kultur tanahnya adalah air gambut,” lanjutnya.
Ini membuat dirinya bersama beberapa Kades dan Lurah yang berdampingan dengan Desa Sidomulyo mengusulkan program SPAM awalnya kepada Direktur PDAM Tirta Bina. Dan melaporkan kepada Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe.
“Saya dan beberapa Kades yang meliputi Desa Selat Besar, Tanjung Haloban, Sei Kasih, Sei Tarolat, Negeri Baru dan Sei Tampang memohon kepada Bupati untuk membangunkan PDAM di wilayah Kecamatan Bilah Bilir yang belum tersentuh air minum,” tukas Sukri.
Atas kerja dan usaha Bupati melobi sampai ke pusat, akhirnya kedatangan konsultan PT Tirtanadi perusahaan air minum terbesar dari Jakarta bersama Direktur PDAM Tirta Bina menyampaikan, pada tahun 2020 akan dibangun SPAM dari dana pusat sebesar Rp 50 miliar.
Diketahui di 7 Desa itu ada lebih kurang 7.000 Kepala Keluarga (KK) yang nantinya membutuhkan air bersih.
“Air minum SPAM ini boleh langsung diminum, beda dengan air PDAM yang biasanya dan begitu yang disampaikan konsultan atau Direktur PDAM Tirta Bina. Untuk sumber airnya dari Sungai Bilah,” terang Sukri.
Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur PDAM Tirta Bina, Darwinsyah, Babinsa, Staf Kecamatan Bilah Hilir, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, para Kepala Dusun (Kadus), Humas PT HSJ, Kades Negeri Lama Sebrang dan Badan Permusyawatan Desa (BPD). (Sofyan)


