Tak Miliki Izin, Go Massage 2 dan Golden Massage Berpotensi Ditertibkan

Simalungun, Lintangnews.com | Go Massage 2 dan Golden Massage di komplek Griya Nagori Siantar Estate, Kecamatan Siantar, serta lokasi massage (panti pijat) lainnya di Kabupaten Simalungun berpotensi ditertibkan.

Pasalnya, dari puluhan lokasi massage yang sudah terdaftar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Simalungun, hanya satu tempat yang mengantongi izin.

Hal itu dibenarkan Kasi Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkab Simalungun, Jhon A Panjaitan.

“Cuma satu dan itu di Parapat. Yang di Griya itu pernah mau urus izin. Tetapi, sampai sekarang gak jadi diurus,” ungkapnya, Sabtu (7/12/2019).

Diketahui lokasi massage yang sudah beroperasi meskipun tidak mengantongi izin ini berpotensi besar membuka ruang praktek prostitusi dengan modus baru.

Fakta di lapangan membuktikan, praktek pijat melibatkan lawan jenis itu sangat riskan disalah gunakan. Karena perempuan di lokasi memijat laki-laki dengan masuk ke dalam ruangan pribadi.

Hal itu diungkap salah seorang therapis saat ditemui tak jauh dari salah satu lokasi massage di Kecamatan Siantar. “Semua begitu tempat massage. Mana ada yang tidak begitu. Bahkan ada yang sampai hamil,” bebernya.

Bahkan therapis perempuan yang hamil oleh majikan atau pengusaha massage itu sampai saat ini istri pengusaha dimaksud belum mengetahui persoalan tersebut. Ini terjadi di sekitaran komplek Megaland Kota Siantar.

“Ada bang, therapis perempuan itu dipanggil WL. Bos dia etnis keturunan. Lokasi di Megaland. Pura-pura saja kesana, cari dia. Tanya sudah berapa bulan hamil,” imbuh therapis ini, Minggu (8/12/2019).

Dikatakan, pelayanan plus-plus yang dimaksud, ada berbagai cara. Bisa oral sex dan dikeluarkan menggunakan gerakan tangan. Para therapis juga tak takut bersetubuh layaknya pasangan suami istri (pasutri).

“Itu tergantung kesepakatan therapis dengan pasien (tamu pelanggan). Tarifnya bervariasi. Ada massage per jamnya Rp 100 ribu. Ada yang sudah dipaket Rp 150-300 ribu,” tukasnya. (Zai)