Ops Lilin Toba 2020, Kapolres Simalungun Sampaikan 7 Poin Pelaksanaan Tugas

Simalungun, Lintangnews.com | Menjelang Perayaan Hari Natal dan pergantian Tahun 2020 ke 2021, Kepolisian di seluruh Tanah Air tentunya mengemban misi penting agar agenda tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sehat (di tengah pandemi Covid-19).

Misi dilaksanakan melalui kegiatan operasi terpusat dengan sandi Lilin 2020 yang diawali, dengan pelaksanaan apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dan sinergitas seluruh pihak yang dilibatkan.

Apel gelar pasukan Operasi Lilin Toba Tahun 2020 mengangkat tema ‘Melalui gelar pasukan Operasi Lilin Toba  2020, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tengah pandemi Covid-19’.

Di Polres Simalungun, kegiatan serupa juga rutin dilaksanakan setiap tahunnya menjelang Hari Natal dan Tahun Baru dengan melibatkan seluruh instansi dan stake holder terkait.

Apel gelar pasukan kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2020 ini dihadiri, Sekretaris Daerah (Sekda), Mixnon A Simamora (mewakili Bupati Simalungun, JR Saragih), Kasdim 0207/SML, Mayor Inf Andi Fransisco Sidauruk, Dandenpom I/1 Pematangsiantar, Mayor CPM Binson Simbolon. Kabag Ops Polres Simalungun, Kompol Surya, Kabag Ren, Kompol P Sihombing, Kasat Reskrim, AKP Rachmat Aribowo, Kasat Sabhara, AKP Nasib Manurung, Kasat Intelkam, AKP Restuadi. Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono, Kasat Binmas, AKP Yani Sinulingga para Kapolsek sejajaran Polres Simalungun.

Selanjutnya barisan regu personil Polres Simalungun, Kodim 0207/SML, Denpom I/1 Pematangsiantar, Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) dan tamu undangan lainnya, Senin (21/12/20).

Apel gelar pasukan ini di pimpin langsung Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo dengan Paup Kasat Lantas, AKP Hendrik Fernandes Aritonang dan Danup Kanit Patroli, Ipda M Rizal. Kegiatan ditandai dengan pemeriksaan pasukan serta penyematan tanda pita operasi kepada para perwakilan personil dari pihak TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub.

Kapolres menyebutkan, perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian.

“Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” sebut AKBP Agus.

Polri akan menyelenggarakan operasi Lilin selama 15 hari terhitung dari tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Seluruh upaya itu tentu tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahu Baru dengan rasa aman dan nyaman.

Dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru ini, Polri mempersiapkan 83.917 orang personil, 15.842 personil TNI, 55.086 personil instansi terkait lainnya, dengan 1.607 Pos Pengamanan (Pospam) dan 675 Pos Pelayanan (Posyan) yang ditempatkan di pusat-pusat keramayan, pusat perbelanjaan, Stasiun, Terminal, Bandara, Pelabuhan dan lain-lain.

Kapolres juga menyampaikan ada 7 poin dalam melaksanaan pengamanan Operasi Lilin Toba 2020 yang perlu diperhatikan, yakni pertama siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah.

Kedua melakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, ketiga tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, keempat lakukan pengamanan secara profesional dan humanis, kelima lakukan penegakan hukum secara profesional dan proposional serta bertindak secara tegas.

Keenam mantapkan kerja sama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi, ketujuh tetap lah menjadi teladan bagi keluarga, rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. (Rel/Zai)