Bupati Asahan Terima Kunjungan KPK dan Ini Harapannya

Asahan, Lintangnews.com | Bupati Asahan, Surya, didampingi sejumlah pejabat Pemkab Asahan terima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipimpin Direktur Koordinasi Supervisi I, Didik Agung Wijanarko beserta rombongan dalam rapat koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi, Jumat (5/2/2021).

Surya berharap, semoga dengan kehadiran KPK di Kabupaten Asahan dapat memberikan perubahan tata kelola pemerintahan ke arah yang lebih baik. Bupati juga menyampaikan, dari 8 area intervensi Monitoring Center For Prevention (MCP) pada tahun 2020 capaian Asahan baru sebesar 60 persen.

“Dengan kondisi itu, Pemkab Asahan pada tahun 2021 akan melakukan pembenahan agar capaian tersebut dapat ditingkatkan dengan melakukan langkah-langkah. Antara lain pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) pada tahun 2021 akan dilakukan berdasarkan penilaian kinerja, penguatan peran pengawasan Inspektorat, meningkatkan koordinasi antara Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH). Juga melakukan koordinasi dengan Kejaksaan dalam rangka penagihan tunggakan pajak,” papar Surya.

Berikutnya, berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam rangka penyelesaian sertifikat tanah aset Pemkab Asahan. Dan optimalisasi pendapatan daerah berkoordinasi dengan Bank Sumut.

Menanggapi hal itu, Didik Agung Wijanarko menyampaikan, seluruh jajaran Pemkab Asahan untuk mempunyai komitmen yang kuat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di daerah itu.

Berkaitan dengan pencegahan tindak pidana korupsi, KPK melihat masih ada kecenderungan orang melakukan korupsi terjadi ketika ada motif dan rasionalisasi berasal dari masing-masing individum termasuk kesempatan berkaitan dengan sistem yang memiliki celah korupsi.

Tidak lupa Didik juga mengimbau kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Asahan agar berkomitmen tinggi dalam pemberantasan korupsi. Ini mengingat tanggung jawab yang diberikan negara amat besar.

“Tentu komitmen itu harus dimulai dari diri sendiri. Anggaran negara harus diorientasikan untuk kemaslahatan rakyat. Karena yang kita kelola adalah uang rakyat, maka harus dikelola dan gunakan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya penilaian MCP bagi Pemkab Asahan. Menurutnya, mencapai nilai MCP yang baik bukan tidak mungkin, apalagi untuk n Asahan.

“MCP ini juga menjadi bentuk keseriusan kita dalam bekerja untuk terus berbenah dan menjalankan setiap tugas dengan dan sesuai aturan. Kita berharap, tahun 2021 capaian MCP harus lebih baik lagi, sehingga perlu keseriusan jajaran di Pemkab Asahan,” paparnya. (Heru)