Siantar, Lintangnews.com | Pemko Siantar menggelar konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2022. Dalam kegiatan itu dipaparkan 4 fokus pembangunan Siantar di tahun 2022.
Keempat fokus itu yakni, pemulihan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), serta infrastruktur dan lingkungan hidup.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda), Hendra Dermawan Siregar menyampaikan, dokumen RKPD tahun 2022 memiliki kedudukan strategis dalam konteks pembangunan Siantar dan menjadi acuan dalam penyusunan APBD tahun 2022.
“Untuk itu, penyusunan RKPD dilakukan dengan penguatan pelaksanaan kebijakan money follow program priority dan priority follow outcome. Sehingga kebijakan alokasi perencanaan dan penganggaran disusun berbasis pada program prioritas kota selaras dengan prioritas provinsi dan nasional, serta memiliki dampak hasil yang nyata bagi masyarakat,” sebut Hendra.
Lanjutnya, proses penguatan kebijakan dilaksanakan melalui pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spesial yang memprasyaratkan sinergisitas dan kolaborasi antar organisasi perangkat daerah.
Pembangunan, terangnya, pada dasarnya adalah proses perubahan berbagai aspek kehidupan menuju kondisi yang lebih baik. Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan adanya keterpaduan antara aspek, politis, teknokratis dan aspiratif (bottom up).
“Kami mengharapkan seluruh komponen pelaku pembangunan yang hadir untuk memberikan sumbangan pemikiran. Sehingga melalui Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2022 ini dapat mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat (bottom up planning), yang akan dipadu serasikan dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah (top down planning) dan analisis para teknokrat di berbagai bidang pembangunan,” jelas Hendra di Ruang Serbaguna Bappeda, Rabu (10/2/2021).
Menurutnya, hal terpenting adanya sinkronisasi dan sinergitas antar atau inter program pembangunan yang kemudian diharapkan akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah, serta menjawab permasalahan dan kebutuhan mendesak di tahun 2022.
Sambungnya, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) periode keempat tahun 2020-2025, sasaran pokok untuk perencanaan pembangunan adalah memantapkan pencapaian prioritas pembangunan daerah.
Dengan mempedomani hal tersebut, maka fokus pembangunan Siantar tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat; pembangunan SDM, serta infrastruktur dan lingkungan hidup.
Empat fokus pembangunan daerah itu sambung Hendra, merupakan bagian dari sinergisitas pencapaian prioritas nasional, prioritas Provinsi Sumatera Utara dan arahan prioritas pembangunan Kabupaten/Kota. Untuk mencapai fokus pembangunan dibutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media lainnya demi mencapai target sasaran yang telah ditetapkan.
“Kami memberikan apresiasi kepada narasumber. Dengan pemaparan atau presentasi yang akan disampaikan, diharapkan dapat menambah informasi dan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan kualitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemko Siantar,” tandasnya.
Seperti diketahui, proses pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar yang terpilih sedang berproses. Beberapa waktu lalu, DPRD telah melakukan paripurna pengusulan pelantikan.
Hanya saja agenda pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hefriansyah-Togar Sitorus terpaksa dibatalkan menunggu petunjuk dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). (Elisbet)


