Harga Sawit Naik, Buah Mentah pun Laku

Wan Arham sebagai pengepul kelapa sawit di Pantai Labu.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Saat ini harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sedang naik-naiknya, sehingga membuat beberapa pengepul dan pekebun dan pemanen gembira.

Namun kenaikan ini membuat perhatian seorang pengepul atau agen kelapa sawit muda di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Wan Arham (34).

Wan Arham saat ditemui, Jumat (17/12/2021) mengungkap kan prihatin atas kenaikan harga sawit itu, karena buah mentah pun laku. Menurutnya, dengan kenaikan harga itu ada beberapa agen menerima buah mentah dan diterima juga di gudang.

“Kalau buah mentah diterima kan berdampak rusaknya pohon sawit itu sendiri,” sebutnya.

Selain itu, diperkirakan 6 bulan kedepan tak ada lagi buah sawit yang masak atau layak dipanen karena sudah diambil buah mentahnya. “Saya rasa mungkin dengan diterimanya buah mentah oleh pabrik atau gudang akan mengurangi kemurnian atau kwalitas minyak sawit itu sendiri,” jelasnya.

Wan Arham telah lama menjadi pengepul sawit di sekitar Pantai labu. Sejak dahulu dirinya tidak mau mengambil buah yang masih mentah. Dia mengaku, melakukan ini agar ada berkesinambungan buah sawit untuk dipanen kedepannya.

“Saya menyesalkan mengapa buah mentah juga diterima. Ini kan tidak baik bagi kelangsungan hidup pohon sawit itu dan kwalitas minyak itu sendiri,” paparnya

Walaupun bisa mendapat keuntungan dengan menerima buah mentah, Wan Arham tidak akan menerimanya. “Ini karena saya tetap menjaga buah sawit yang akan dijual ke gudang,” tegasnya. (Idris)