
Siantar, Lintangnews.com | Sejalan dengan rencana peletakan batu pertama monumen hidup Pdt J Wismar Saragih yang akan diadakan, Senin (24/1/2022), panitia mengadakan audiensi ke Pimpinan Sinode GKPS.
Kedatangan panitia pembangunan monumen hidup Pdt J Wismar Saragih diterima langsung oleh Ephorus GKPS, Pdt Deddy Fajar Purba, Pdt Sarinus Sipayung (Kepala Biro Administrasi) dan Pdt Posma Purba (Kepala Biro Litkom).
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia, Pdt Dian Putra Sumbayak menyampaikan, dasar pemikiran dan berbagai aspek tentang pembangunan monumen yang dimaksud. Ditegaskannya, kegiatan itu bertujuan mengangkat kembali ketokohan Pdt J Wismar Saragih di tengah-tengah gereja dan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ephorus menyampaikan, Pdt J Wismar Saragih merupakan tokoh besar yang dimiliki Simalungun secara khusus GKPS.
“Oleh sebab itu, Pimpinan Sinode GKPS mendukung rencana pembangunan dan terbuka atas undangan panitia pada acara peletakan batu pertama pembangunan monumen tersebut,” tuturnya, Rabu (22/12/2021).
Dalam pertemuan suasana santai itu, panitia juga menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya sekedar membangun monumen mati. Panitia sudah memulainya dengan sayembara karya tulis, rencana seminar pemikiran Pdt J Wismar Saragih, dan penerbitan buku.
Pimpinan Sinode menyambut baik semua rencana ini dan membuka ruang berfikir panitia untuk berkolaborasi dengan GKPS dalam rangka membangkitkan kembali semangat, pemikiran, dan karya-karya besar Pdt J Wismar Saragih dalam berbagai aspek kehidupan di tengah-tengah masyarakat.
Deddy Fajar menilai, salah satu kelemahan Simalungun saat ini adalah melestarikan karya maupun budaya yang diwariskan pendahulunya. “Ini menjadi alasan GKPS saat ini juga sedang merancang tim kerja dalam rangka pelestarian budaya Simalungun,” tutupnya. (Elisbet)


