
Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga didampingi Wakil Bupati, Zonny Waldi melakukan peninjauan lahan pertanian milik warga di Nagori Saribujandi, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, Rabu (27/4/2022).
Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Esron Sinaga, Kasatpol PP, Adnadi Girsang dan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo, SML Simangunsong usai melaksanakan panen jeruk di Nagori tersebut. Dari peninjauan itu, diketahui lahan longsor akibat tergerus air saat hujan dengan intensitas tinggi.
Di lokasi lahan longsor, Bupati mengatakan, Pemkab Simalungun akan berupaya menanggulangi lahan yang longsor tersebut. “Kita akan turunkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengalihkan aliran air agar tidak tergerus apabila hujan turun,” paparnya.
Menurut Radiapoh, jika hal itu tidak segera ditindaklanjuti, didikhawatirkan longsor akan sampai ke pemukiman warga.
“Kita akan siapkan juga alat berat guna mempermudah tim di lapangan,” katanya, sembari menyampaikan, kedepan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk penanggulangannya.
Usai dari lokasi longsor, Bupati bersama Wakil Bupati Simalungun dan rombongan bertemu dengan masyarakat sekitar. Radiapoh menyampaikan, pemerintah akan segera menangani lahan longsor tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati mensosialisakan tentang wajib pajak kepada masyarakat. “Bagaimana longsor ini segera diatasi, itu juga tergantung oleh Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bapak ibu bayarkan. Mari bayar PBB, untuk kita oleh kita, guna mempercepat pembangunan di Nagori dan Simalungun,” tuturnya.
Kepada Camat dan Pangulu, Bupati meminta agar segera keluarkan, serta mempermudah masyarakat dalam pengurusan surat keterangan tanah dan untuk masyarakat yang sedang membangun segera membuat Ijin Mendirikan Bangun (IMB) nya. (Rel/Zai)


