
Simalungun, Lintangnews.com | Realisasi pembangunan parit pembuangan air atau leaning yang dibangun Pemerintah Nagori (Pemnag) Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun bersumber dari dana desa tahun 2022 diduga asal jadi.
Sebab, airnya tidak lancar mengalir (tergenang dalam parit). Dan sangat berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.
Dikutip dari halaman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Aedes Aegypti tidak lain merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus Dengue penyebab demam berdarah.
Selain Dengue, nyamuk Aegypti juga pembawa virus demam kuning, chikungunya, bahkan demam Zika yang disebabkan oleh virus Zika.
Belum diketahui secara pasti penyebab tergenangnya air pada parit pengendalian banjir yang dikerjakan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Nagori Bandar Selamat tersebut.
Namun awalnya warga Huta Sumber Sari merasa bersyukur, karena adanya proyek pengerjaan leaning berukuran 50 x 30 x 50 meter tersebut.
“Airnya tidak mengalir dan masih tergenang, bahkan berpotensi menjadi sarang nyamuk demam berdarah. Proyek ini baru rampung dikerjakan, tetapi tidak lancar. Sementara kegiatan ini untuk pengendalian banjir dengan anggaran sebesar Rp 41Juta. Kami menduga, proyek ini tidak mengacu petunjuk teknis,” ucap sejumlah warga, Sabtu (2/7/2022). (Zai)
