
Deli Serdang, Lintangnews.com | Vihara Nam Hai Kwan Im/Nan Hai Guan Yin yang dibangun sejak tahun 2010 secara bertahap diresmikan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Minggu (17/7/2022) berlokasi di Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.
Kedatangan Wagubsu ke Vihara yang berdiri di atas lahan seluas lebih kurang 5.000 meter persegi, tepatnya d itepi bibir pantai Kecamatan Pantai Labu disambut dengan tarian etnis Tionghua Barongsai.Selanjutnyadiarak menuju lokasi peresmian Vihara.
Ketua Panitia, Eddie Kusuma mengatakan, ini adalah hari yang baik bertepatan dengan hari lahirnya Dewi Kuan In yang mempunyai arti nilai-nilai budaya sangat tinggi. Dia menuturkan, pihaknya merasa bersyukur karena Wagubsu bisa hadir, sehingga menjadi suatu penghormatan yang sebesar-besarnya.
“Vihara ini sudah ada dari dulu namun masih kecil bangunannya dan tahun 2010 bertahap terbangun. Dan selama 12 tahun yang diketuaipak Juli baru bisa terbangun seperti ini,” sebutnya.
Dia menyampaikan, pembangunan Vihara ini sepenuhnya dibiayai dari swadaya masyarakat. Menariknya, Vihara ini dibangun di tepi pantai yang bisa menjadikan wisata religi bagi umat beragama Budha.
Eddie juga mengeluhkan akses jalan menuju lokasi Vihara. “Ada yang kami harapkan jalan masuk menuju kemari butuh perhatian dari Pemkab Deli Serdang yang didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk memperbaiki.Karena akses jalannya masih belum diaspal kurang lebih ada sepanjang 1,2 Km,” tutupnya.
Mewakili Dirjen Bimas Budha Republik Indonesia, Budi Sulistiyo berharap dalam melakukan aktifitas ibadah adanya didapati pembelajaran tentang ajaran-ajaran Budha dan juga melakukan pusat pendidikan. Sehingga bisa mendidik anak-anak dalam ajaran agama Budha yang lebih relegius.
“Vihara ini sangat repintatif untuk dijadikan Vihara religi, dimana hasilnya akan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Deli Serdang,” tukasnya.
Sementara itu, Wagubsu menyampaikan, permohonan maaf kedatangannya agak terlambat dikarenakan baru pulang dari Singapura.
“Awalnya saya berpikir, apakah tidak terlalu jauh dengan masyarakat yang mau beribadah kemari kalau dari luar Deli Serdang.Namun saya yakin dengan niat kita beribadah pasti akan melakukannya walaupun itu jauh,” paparnya.
Wagubsu berharap, dengan dibangunnya Vihara ini kedepan lebih bisa saling menjaga hubungan antar sesama umat beragama, karena di Sumut belum pernah terjadi adanya gesekan antar agama.
“Hal-hal seperti ini saya berharap masyarakat untuk terus menjaganya demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas pria yang akrab disapa Ijeck ini.
Lanjutnya, dengan adanya pembangunan Vihara ini berharap umat Budha bisa menjadikan lokasinya sebagai wisata religi.”Saya berharap, kedepannya kepada pengurus Vihara bisa membangun berupa penginapan untuk masyarakat yang datang beribadah,” paparnya. (Idris)


