Dilantik Wali Kota Siantar Definitif, Susanti: Dibutuhkan Kerja Sama Kita Semua

Pelantikan Susanti Dewayani sebagai Wali Kota definitif oleh Gubsu, Edy Rahmayadi dan penyambutan di rumah dinas dengan adat Simalungun.

Siantar, Lintangnews.com | Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Sianțar, Susanti Dewayani akhirnya sah menjabat Wali Kota definitif.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Wali Kota Sianțar dipimpin Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, atas nama Presiden Republik Indonesia, di Aula Tengku Rizal Nurdin rumah dinas Gubsu, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Senin (22/8/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Gubsu juga melantik Wali Kota Tanjungbalai definitif, Waris Thalib yang sebelumnya menjabat Pj Wali Kota.

Pelantikan Susanti sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.12-1338 Tanggal 8 Juni 2022 tentang Pengesahan Pengangkatan Wali Kota Siantar dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Wali Kota Siantar Provinsi Sumatera Utara. Keputusan berlaku sejak tanggal pelantikan hingga akhir masa jabatan Wali Kota Siantar hasil Pilkada Serentak 2020.

Gubsu dalam sambutannya mengatakan, silih berganti pelantikan, saat ini Wali Kota Sianțar dan Wali Kota Tanjungbalai.

Menurut Edy, tata kelola pemerintah tak semudah tata kelola organisasi lain. Referensinya ada di sistem manajemen nasional, namun tidak terperinci dan tidak teknis.

Wali Kota kata Edy, berhak mengatur APBD. Sebab Wali Kota merupakan pejabat politik yang dipilih oleh rakyat. Sehingga Wali Kota berwenang memilih prioritas pembangunan. “Anda yang paling tau APBD anda,” sebutnya.

Gubsu juga menyampaikan 5 hal yang diatur dalam tata kelola keuangan pemerintah yang selama ini terus menjadi persoalan. Kelimanya yakni perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban.

“Benar-benar lah melakukan tata kelola pemerintahan. Apalagi kondisi negara sedang tidak baik-baik saja. Inflasi di Sumut saat ini 5,6 persen,” terangnya.

Edy mengibaratkan inflasi dengan tensi atau tekanan darah. Jika tensi terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan stroke. Begitu juga bila terlalu rendah, sangat membahayakan.

Di akhir sambutannya, Gubsu mengucapkan selamat kepada Wali Kota Siantar.

“Sayangi rakyat, cintai rakyat dengan sepenuh hati. Lakukan yang terbaik. Lakukan konsolidasi dan lobi-lobi politik untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tandasnya.

Usai dilantik, Susanti langsung kembali ke Siantar. Acara penyambutan berlangsung di rumah dinas Wali Kota, Jalan MH Sitorus, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat dan disambut dengan prosesi sesuai adat Simalungun.

Susanti dalam sambutannya mengucapkan syukur atas pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Siantar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama membangun Sianțar agar Bangkit dan Maju demi mewujudkan Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas.

“Saya dan Pemko Sianțar tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan kerja sama kita semua. Dengan kerja sama, maka segala persoalan akan bisa kita atasi,” sebutnya.

Sebelumnya, tokoh masyarakat yang juga Ketua DPP Senioren Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi), Parlindungan Purba dalam sambutannya menyatakan dukungannya kepada Susanti.

Acara juga diisi dengan persembahan tarian dari Pemuda Merga Silima.(PMS).

Seperti diketahui, Susanti tiba di Siantar sekira pukul 13.00 WIB, dan diarak menggunakan becak BSA dari perbatasan Kota Siantar-Kabupaten Simalungun, tepatnya dari Taman Siantar Man di Jalan Medan, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, menuju rumah dinas Wali Kota.

Di perbatasan, sekitar 40 unit becak BSA sudah menanti kedatangan Wali Kota.

Begitu tiba, Susanti didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Siantar, Kusma Erizal Ginting menuju salah satu becak BSA yang sudah menunggu. Dengan menumpang becak itu, keduanya diarak menuju rumah dinas Wali Kota. (Elisbet)