HAN 2022, Bupati Humbahas Sebut Anak Investasi Masa Depan

Suasana peringatan Hari Anak Nasional tahun 2022 di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Humbahas, Lintangnews.com | Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022 dilaksanakan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), bertempat di Aula Huta Mas Doloksanggul, Selasa (23/8/2022).

Acara itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Tonny Sihombing, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Humbahas, Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, DWP, serta anak-anak tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD).

Sebelumnya dilaksanakan kegiatan seperti perlombaan dan festival matematika gasing, diawali dengan tarian Sanggar Seni Tonggi dengan personil Winda Sianturi, Yasinta Lumbangaol, Rela Pakpahan, Oris Simamora dan Sonya Lumbangaol.

Sambutan Bupati, Dosmar Banjarnahor disampaikan Sekda mengatakan, sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa, keberadaan anak-anak sangat penting dan harus mendapatkan perhatian serius, dengan memberikan perlindungan demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.

“Peringatan HAN merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen Bangsa Indonesia dalam menjamin hak anak atas hak hidup. Tumbuh dan berkembang, serta berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” paparnya.

Dosmar mengatakan, pelaksanaan HAN tahun 2022 ini sudah mulai memasuki pasca pandemic Covid-19. Dimana terjadi perubahan dalam pola kehidupan anak, sehingga mengalami berbagai persoalan, antara lain penyesuaian kembali anak dalam kehidupan bermasyarakat, belajar dan pemanfaatan waktu luang dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

“Berdasarkan tantangan itu, maka HAN mengangkat tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’. Kegiatan ini penting bagi pemenuhan anak-anak, menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainnya, serta mendukung partisipasi anak,” paparnya.

Sementara Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor mengatakan, tema HAN 2022 ini sebagai motivasi bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen untuk tetap melaksanakan HAN.

Termasuk memastikan anak-anak Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan, dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus pasca pandemi Covid-19.

“Dalam menjaga dan mendidik anak ini lah, kita mendapatkan tantangan besar. Sebab penjagaan dan pendidikan di tangan kita, karakter anak akan terbentuk semenjak usia dini. Maka kita sepatutnya menjadi orang tua yang selalu memperhatikan tumbuh kembang anak. Baik dari segi kesehatan fisik maupun mental anak. Sehingga dapat dipastikan Indonesia akan menjadi negara maju dengan masyarakat yang makmur dan sejahtera,” ajak Lidia.

Acara HAN ini dikemas dan dirangkai dengan berbagai aktivitas seperti perlombaan video tortor kreasi anak, lomba desain poster, lomba cipta dan baca puisi, lomba tangkap ikan, lomba memainkan alat musik gitar dan pertunjukan dari Sanggar Seni Tongging. Kemudian ada demo membatik dan fashion show oleh Sekolah Luar Biasa (SLB) Doloksanggul. Bukan hanya itu saja, ada juga festival gasing dari perwakilan PAUD dan SD se-Humbahas.

Dalam acara itu, Lidia menyerahkan sertifikat kepada Gabriel Hagiosta Togatorop asal SMP Negeri 1 Lintongnihuta sebagai peringkat II Provinsi Sumatera Utara bidang lomba menyanyi solo dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang dilaksanakan secara daring mulai tanggal 21-27 Agustus 2021 lalu yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Sekjen Pusat Prestasi Nasional. Sertifikat itu ditandatangani Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi tertanggal 27 Agustus 2021.

Dalam perlombaan itu, tangkap ikan tingkat PAUD, harapan 3 Baktiraja, harapan 2 Pakkat, harapan 1 Paranginan, juara 3 Sijamapolang, juara 2 Pollung dan juara 1 Lintongnihuta.

Menggambar berbentuk poster, harapan 3 Pollung, 2 Pakkat, 1 Lintongnihuta, juara 3 Doloksanggul, 2 Paranginan dan juara 1 Baktiraja.  Cipta dan baca puisi, harapan 3 Pollung, 2 Paranginan, 1 Onanganjang, juara 3 Baktiraja, 2 Pakkat dan juara 1 Doloksanggul.

Tortor tari kreasi anak, harapan 3 Onanganjang, 2 Baktiraja dan harapan 3 Baktiraja, juara 3 Parlilitan, 2 Pakkat dan juara 1 Doloksanggul. Gitar, harapan 3 Pakkat, 2 Sijamapolang, 1 Pollung, juara 3 Doloksanggul, 2 Paranginan dan juara 1 Lintongnihuta. (JS)