Wali Kota Siantar dan Forkopimda Dukung Pembatalan Kenaikan Harga BBM

Wali Kota Siantar, Susanti Dewayani dan Forkopimda saat menerima aksi unjuk rasa mahasiswa. 

Siantar, Lintangnews.com | Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berlanjut, Kamis (8/9/2022) di Kota Siantar.

Ratusan mahasiswa-mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi menggelar unjuk rasa di Siantar.

Wali Kota, Susanti Dewayani bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama-sama menerima kedatangan mahasiswa-mahasiswi di halaman kantor DPRD Siantar.

Usai menyampaikan tuntutannya, Susanti menyatakan apresiasi kepada mahasiswa-mahasiswi yang telah menggelar unjuk rasa secara damai, tertib dan teratur.

Wali Kota menyatakan, dukungan yang menuntut agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.

“Mudah-mudahan yang kita harapkan, yakni Siantar Sehat, Sejahtera dan Berkualitas dapat tercapai,” lanjutnya.

Susanti juga menyampaikan, Pemko Siantar telah mengeluarkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) yang sudah disalurkan pemerintah pusat untuk disampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Dana ditransfer melalui Kantor Pos,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD,Timbul Marganda Lingga menyebutkan, pihaknya menyikapi tuntutan penundaan kenaikan harga BBM sebagai aspirasi yang serius.

Dukungan Forkopimda terhadap aspirasi mahasiswa yang meminta agar kenaikan harga BBM ditunda dituangkan dalam surat DPRD Siantar yang ditujukan kepada Presiden, Joko Widodo Nomor : 170/2165/DPRD/IX/2022.

Turut hadir, Kapolres, AKBP Fernando, Dandim 0207/SML, Letkol Hadrianus Yossy, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Jurist Precisely Sitepu, Sekretaris Daerah (Sekda), Budi Utari Siregar, Wakil Ketua DPRD, Ronald Tampubolon dan sejumlah anggota dewan. (Elisbet)