Sewindu Pemerintahan Nikson Nababan di Taput

Bupati Taput, Nikson Nababan.

Taput, Lintangnews.com | Genap sudah delapan tahun atau sewindu, Bupati, Nikson Nababan memimpin Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dari tahun 2014 sampai tahun 2022.

Berbagai ide dan pemikiran yang inovatif serta upaya dilakukan Nikson untuk memberikan yang terbaik dalam memajukan dan membangun Taput ke arah yang lebih baik dan mampu bersaing dengan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Tak ada kata pantang menyerah darinya untuk mengejar dan menggapai mimpi dalam melakukan terobosan membangun Taput. Karena hari demi hari, bulan demi bulan serta tahun demi tahun dikejar Nikson, dengan terus bekerja tanpa kenal lelah, asalkan semuanya dalam mewujudkan tekad tersebut bisa tercapai dengan baik dan sempurna.

Hal itu dilakukan Nikson dalam menjalankan tugasnya mengusung visi misi untuk menjadikan Taput yang memiliki 15 Kecamatan ini sebagai lumbung pangan, lumbung Sumber Daya Manusia (SDM) dan daerah tujuan wisata.

Berbicara soal lumbung pangan, maka untuk mewujudkan visi ini, dengan program jangka pendek akan dilakukan beberapa pencetakan 1 hektar sawah per Desa. Caranya melalui pemanfaatan lahan tidur sebanyak seluas kurang 40.000 hektar dan semoga hal ini bisa terwujud dan bertambah lagi serta berkesinambungan kedepannya.

Menurut keterangannya, jika tercetak 1 hektar sawah per Desa, maka 241 hektar sawah (jumlah Desa) akan menghasilkan 1.928 ton padi (1 hektar = 8 ton). Tahun berikutnya bertambah menjadi 3-5 hektar.

Apabila terealisasi Taput akan menjadi penyangga lumbung pangan nasional dan tidak mustahil Presiden Joko Widodo akan panen perdana di daerah ini.

Untuk itu berbagai sarana dan prasarana penunjang, dilakukan pembangunan irigasi yang telah kita programkan selain bantuan pusat, untuk pembangunan irigasi Sidilanitano, bendungan Sipoholon dan juga Embung serta yang lainnya.

Menyangkut lumbung SDM, Nikson juga menjelaskan, dirinya memimpikan ingin mendirikan Perguruan Tinggi Negeri (PTM). Karena dengan berdirinya PTN di Taput akan membuat seperti efek domino besar di berbagai sektor seperti pertanian, wisata, ekonomi mikro akan tumbuh sendirinya.

Mengenai daerah wisata, Nikson pernah mengatakan, melalui tahun gotong royong merupakan modal awal menuju daerah wisata, jika setiap pekarangan bersih dan ditata dengan baik demikian juga lokasi wisata tidak semerawut maka akan memancing wisatawan untuk datang.

Untuk itu katanya, pencanangan ‘Jumat Bersih’ setiap minggunya merupakan salah satu program jitu menjadikan Taput sebagai daerah wisata. Namun Nikson pernah menyadari, kalau masih ada kekurangan dalam pencapaian programnya, maka dari itu dengan dukungan semua elemen visi misi pasti akan terwujud dan masyarakat Taput sejahtera sesuai impian bersama pasti akan bisa terwujud.

Bukan cuma diisapan jempol belaka akan apa karya yang sudah diperbuat oleh Nikson selama menjadi Bupati Taput. Terbukti berbagai peningkatan prasaran seperti jalan yang sudah dihotmix dan pengembangan sektor pertanian juga terus dilakukan agar akses jual produksi pertanian bisa lancar dan harga tetap bersaing.

Dalam mewujudkan dan menyatakan pada dunia luar, kalau bukan hanya dengan mencetuskan ide ide dan pemikiran yang terus ditunjukkan Nikson. Namun peran besar daripada media baik itu media cetak dan elektronik juga dia bina kemitraan, hal ini agar apa hasil pencapaian program terbaik yang sudah dilakukan dan ada di Taput bisa tertuang dalam pemberitaan dan dibaca oleh publik.

Baru-baru ini, Pemkab Taput melakukan Serah Terima  Buku Tabungan (Serbutab) program Bantuan Stimulan  Perumahan Swadaya (BSPS) tahun anggaran (TA) 2022 di Sopo Rakyat rumah dinas Bupati, Senin 10 Oktober 2022.

BSPS ini adalah merupakan bantuan pemerintah berupa stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan/peningkatan kualitas rumah (bedah rumah) beserta prasarana, sarana dan utilitas umum.

Semenjak tahun 2015 Taput sudah masuk aspirasi Sukur Nababan (Anggota DPR RI dari PDI-Perjuangan), jadi bila ditotal sudah terdapat 12.000 BSPS yang terlaksana di Taput hingga tahun ini. (Pembela)