Humbahas, Lintangnews.com | Menurunkan angka stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) perlu ada kerja sama yang baik seluruh elemen masyarakat.
Semua harus terlibat yakni, petugas Puskesmas, Bidan Desa (Bindes) dan Kepala Desa (Kades) harus sependapat dan satu kata, jika angka stunting secara bertahap turun.
“Setiap Bindes bekerja sama dengan Kades harus mensosialisasikan kepada masyarakatnya bagaimana cara pola hidup sehat,” kata Bupati, Dosmar Banjarnahor.
Hal itu disampaikan dalam rapat pengendalian dan penurunan angka stunting diikuti petugas kesehatan UPT Puskesmas Parlilitan dan UPT Puskesmas Hutagalung yang dipusatkan di Aula kantor Camat Parlilitan, Kamis (9/3/2023).
“Air bersih, buah-buahan, sayur-mayur dan hewani berlimpah di daerah kita ini. Dengan ketersediaan itu, sebenarnya tidak mungkin ada stunting di sini. Siapa yang salah, ya kita semua. Ini kegagalan kita bersama. Kenapa ? Karena tidak ada kepedulian kita kepada masyarakat khususnya kepada ibu hamil dan balita,” tukasnya.
Dosmar juga menyampaikan, mulai sekarang harus bekerja serius dan peduli, karena itu tanggung jawab bersama.
“Kalau tidak ada lagi stunting, kita semua sehat, maka masa depan jauh lebih hebat kehidupan. Kita harus mempunyai tekad, termasuk semua masyarakat, jika Anakhon Hi Do Hamoraon di Au (Anak kita itu lah yang paling berharga),” paparnya.
Rapat gabungan 2 UPT itu dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Makden Sihombing, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PMDP2A, Parman Lumbangaol, Plt Kadis Kesehatan P2KB, Gunawan Sinaga, Kadis Sosial, Frans Judika Pasaribu, Camat Parlilitan, Darmo Hasugian, Kepala UPT Puskesmas Parlilitan, Lisbeth Yenni Sitohang, Kepala UPT Puskesmas Hutagalung, Rostimour Manik, para Kades, TNI/Polri dan lainnya.
“Petugas Puskesmas dan Bindes harus rutin melakukan pemeriksaan. Ini harus dilakukan secara terus-menerus. Tokoh agama dan tokoh masyarakat harus dilibatkan supaya sama-sama menjaga kesehatan. Bagi perokok, supaya menghindari dari anak balita. Karena asap rokok itu mengganggu bagi kesehatan balita, termasuk ibu hamil,” tegas Dosmar. (JS)



