Humbahas, Lintangnews.com | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) telah melakukan layanan Sistem Jemput Bola (Sijempol) untuk produk baru aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) meliputi 10 Kecamatan, guna pemenuhan target kinerja 25 persen setiap Kabupaten/Kota se-Indonesia tahun 2023.
Berdasarakan Data Konsolidasi Bersih (DKB) semester II tahun 2023 jumlah penduduk Humbahas yang sudah melakukan perekaman dan memiliki KTP-el (usia 17 tahun ke-atas) sebanyak 142.061 jiwa, sehingga target cakupan IKD sebanyak 35.516 jiwa.
IKD menjadi salah satu inovasi Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk digitalisasi dokumen kependudukan yang saat ini digunakan penduduk Indonesia ke dalam handphone (HP) Android berupa foto ataupun QR-Code.
Ini akan mempermudah masyarakat melakukan transaksi pelayanan publik (privat). Karena hanya melalui telepon genggam dokumen adminduk dalam genggaman berupa KTP-el dan Kartu Keluarga dapat diakses.
Terdapat juga dokumen lain yang secara otomatis dapat diakses yakni, kartu BPJS, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), termasuk kartu kepegawaian.
Kadis Dukcapil, Jara Trisepto Lumbantoruan menjelaskan, untuk percepatan capaian target IKD di Humbahas telah dilakukan realisasi seperti jemput bola di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak tanggal 24 Oktober 2022 lalu.
“Ini diawali dengan aktivasi IKD Sekretaris Daerah (Sekda), Tonny Sihombing, dilanjutkan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan OPD Pemkab Humbahas sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” sebutnya, Rabu (4/4/2023).
Lanjut Jara, Bupati, Dosmar Banjarnahor telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : 470/418/Dukcapil/III/2023 tentang Aktivasi IKD bagi seluruh ASN/non ASN di lingkungan Pemkab Humbahas untuk menjadi pelopor teladan di tengah-tengah masyarakat dalam penerapan IKD, sehingga target dimaksud dapat terpenuhi.
Salah satu strategi untuk mencapai target itu telah dilakukan Sijempol di tingkat Kecamatan, dengan sasaran layanan staf Kantor Camat, Puskesmas/Polindes, guru, PPK/PPS, TNI, Polri serta siswa/siswi SMA pada saat perekaman/ pencetakan KTP-el pemula di sekolah masing-masing dan sudah teraktivasi sebanyak 3.576 IKD (10,07 persen).
“IKD sudah dilayani di Kecamatan Lintongnihuta, Paranginan, Baktiraja, Pollung dan Pakkat. Pelayanan yang sama akan dilanjutkan untuk Kecamatan Doloksanggul, Onanganjang, Parlilitan, Tarabintang dan Sijamapolang,” jelas Jara.
Lanjutnya, untuk layanan IKD, agar menghubungi pegawai Disdukcapil, Naudur Purba. (JS)



