Bawaslu Siantar Diminta Tertibkan Spanduk Liar Berisikan Kampanye

Ketua Tim Hukum Pasti, Sarbudin Panjaitan.

Siantar, Lintangnews.com | Tim Hukum Pasangan Calon Asner Silalahi-Susanti Dewayani (Pasti) disebut telah 2 kali menyurati Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Siantar melakukan penertiban sejumlah spanduk yang berisi ajakan untuk memilih.

Ketua Tim Hukum Pasti, Sarbudin Panjaitan menyampaikan, sejumlah spanduk yang dipasang di sejumlah titik merupakan sebuah bentuk kampanye bukan sosialisasi.

“Spanduk yang dipasang bukan dari KPUD Siantar, yang kita lihat sudah mengarah ke kampanye,” ucapnya, Jumat (20/11/2020).

Dijelaskannya, sosialisasi disampaikan kepada masyarakat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memilih, bukan malah ajakan mencoblos kotak kosong.

“Untuk paslon saja pun dibatasi untuk Alat Peraga Kampanye (APK) nya dan tempat pemasangan juga telah ditentukan” sebutnya.

Sambungnya, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tim kampanye adalah tim yang dibentuk oleh paslon bersama-sama dengan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan yang didaftarkan ke KPU.

“Sedangkan relawan adalah kelompok orang yang melakukan kegiatan dan aktifitas untuk mendukung paslon” ujarnya.

Sementara tim kampanye adalah tim yang dibentuk paslon bersama-sama dengan partai politik atau gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan yang didaftarkan ke KPU.

“Artinya hanya tim kampanye yang dibentuk oleh paslon yang bisa melakukan kampanye ” tambah Sarbudin.

Selaku Tim Hukum Pasti, dia berharap kepada Bawaslu Siantar untuk melakukan tugas dengan benar dan berpedoman kepada aturan yang berlaku.

“Juga menyampaikan yang mana sebenarnya diperbolehkan, kampanye atau sosialisasi,” tandasnya. (Elisbet)