BPBD Tebingtinggi Dinilai Bertindak Maksimal, Firdaus: Stop Saling Menyalahkan

Aktivis Komunitas Muda Lawan Korupsi, Firdaus memberikan bantuan pada dapur umum untuk para korban banjir.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Aktivis Komunitas Muda Lawan Korupsi, Firdaus menyayangkan statmen Camat Rambutan, Marwansyah Harahap di media online yang menyatakan tidak senang dengan pernyataan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemko Tebingtinggi.

Sebagaimana dalam pemberitan online, Camat Rambutan mengatakan, dirinya tidak senang dengan pernyataan Kepala BPBD yang menyalahkan Lurah terkait lambannya mengirim data kepada pihak mereka (BPBD Tebingtinggi).

“Camat Rambutan saya rasa sudah gagal paham dalam administrasi. Data yang diminta BPBD itukan untuk kepentingan dalam mempercepat pendataan dan penyaluran bantuan. Jadi siapa saja boleh memintanya,” kata Firdaus kepada wartawan, Sabtu (27/11/2021).

Sebut Firdaus, data masyarakat yang terdampak bencana seperti banjir itu pasti lebih akurat di Kecamatan dibandingkan dengan data tim BPBD.

“Kecamatan melalui ujung tombak pemerintah yakni Kepala Lingkungan (Kepling), pasti datanya terkait warga yang terkena dampak banjir lebih akurat. Jadi tidak perlu dirahasia jika untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

Firdaus berharap, Camat yang lain tidak meniru sifat dan sikap dari Camat Rambutan yang dianggap telah gagal paham dalam mempercepat pemberian bantuan terhadap korban banjir.

Terkait dengan penanganan banjir, Firdaus mengatakan pihak BPBD telah berupaya meminimlisir. Terlihat berbagai kegiatan yang dilakukan BPBD untuk mengurangi dampak serius banjir yang kerap terjadi di Tebingtinggi setiap tahunnya.

“Upaya meminimlisir telah dilakukan, jadi mari kita sudahi saling menyalahkan satu sama lain. Banjir yang terjadi setiap tahun tidak bisa kita elakkan, faktor derasnya curah hujan dari daerah hulu adalah penyebab debit air meningkat dan banyak faktor lainnya terutama kerusakan lingkungan. Sehingga tak pantas rasanya kita saling menyalahkan apalagi harus membebankan kesalahan kepada Pemko Tebingtinggi,” ungkapnya, di sela-sela memberikan bantuan bahan makanan ke dapur umum yang dibangun untuk korban banjir. (Purba)