Bunda PAUD Humbahas Kunker ke Desa Sanggaran II

Bunda PAUD Humbahas, Lydia Kristina Dosmar saat menyerahkan kartu administrasi kependudukan

Humbahas, Lintangnews.com | Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Lydia Kristina Dosmar Banjarnahor, TP PKK dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Organisasi (OPD) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Sanggaran II, Kecamatan Onanganjang, Sabtu (18/3/2023).

Akses jalan menuju Desa itu dengan menggunakan kenderaan harus melalui Desa Simargarap, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kehadiran rombongan disambut ratusan masyarakat setempat dan memberikan buket bunga kepada Lydia.

Sebagai ungkapan terimakasih atas kehadirannya, tokoh masyarakat memberikan cendramata berupa ulos kepada Lydia

Tokoh Masyarakat didampingi Camat Onanganjang, Posma Sahat Tua Simanullang dan Kepala Desa (Kades) Sanggaran II mengucapkan terima kasih kehadiran dan kunjungan Bunda PAUD, serta rombongan di Desa mereka yang sangat jauh dari Dolok Sanggul sebagai ibukota Humbahas.

“Desa kami ini masuk Kecamatan, tetapi menuju daerah ini harus melalui Kabupaten Tapteng. Jalan menuju desa ini penuh dengan tantangan dan masih ada jalan tanah, termasuk jembatan kayu. Kalau bisa akses jalan dari Sanggaran II menuju Sanggaran I Kecamatan Sijamapolang dibuka,” harap masyarakat.

Selain pembangunan jalan, masyarakat juga memohon jaringan internet yang memadai, karena anak-anak sekolah sulit mengikuti pembelajaran maupun informasi ke pemerintah termasuk kepada keluarga.

Warga juga butuh lapangan sepak bola, karena selama ini anak-anak sekolah memakai halaman sekolah sebagai tempat bermain bola. Mobil ambulance dan air bersih khusus di Dusun II, bantuan ternak juga sangat dibutuhkan.

Permohonan masyarakat itu ditanggapi setiap OPD yang hadir dan menjadi catatan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Kami hadir di sini untuk menampung aspirasi masyarakat dan apa-apa saja nanti yang dibutuhkan di Desa ini, bisa berdiskusi dengan OPD terkait. Sehingga kedepan bisa dianggarkan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan,” jelasnya.

Lydia juga mengharapkan kepada masyarakat supaya saling menjaga kebersihan, karena bersih itu indah dan sehat.

Dia juga meminta bagi orang tua supaya rajin memberikan sayur-mayur dan buah-buahan kepada balita supaya terhindar dari stunting.

Dalam kunjungan itu, rombongan memberikan susu untuk balita stunting dan ibu hamil. Bantuan meubiler SD 32 set dan SMP 32 set, buku bacaan SD dan SMP, alat-alat olahraga berupa bola voli, bola kaki, bola takraw, raket, net dan shuttlecock.

Kemudian kartu administrasi kependudukan, penyerahan alat pemipil jagung dan bibit jagung. Paket anak PAUD berisi botol minum, kotak makan, buka mewarnai dan pensil warna. Paket siswa SD dan SMP berisi buku tulis, pulpen dan kaos kaki, serta paket lansia berupa payung dan roti talas.

Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Anggiat Simanullang menjelaskan, di Desa Sanggaran II akan dibangun 50 unit septic tank dan tahun ini siap dibangun. Sementara Dinas Lingkungan Hidup memberikan bibit kayu.

Dinas Kesehatan P2KB juga memberikan pelayanan KB, IVA tes, pemeriksaan ibu hamil, posyandu lansia dan posyandu balita.

Sementara Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan vaksinasi rabies termasuk bibit ikan. Terakhir, Dinas Pendidikan demonstrasi pembelajaran metode gasing dan kegiatan-kegiatan lainnya. (Akim).