Bupati Samosir: Musrenbang Kecamatan Sarana Menjaring Asipirasi Masyarakat untuk Pembangunan

Foto bersama usai pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Onan Runggu.

Samosir, Lintangnews.com | Pemkab Samosir melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Onan Runggu, Selasa (15/2) di Aula Paroki Onan Runggu.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati, Vandiko Gultom diwakilkan Sekretaris Daerah (Sekdsa), Jabiat Sagala, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hotraja Sitanggang. Turut hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Rismawati Simarmata, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Onan Runggu, Forum Koodinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa (Kades), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kepala Sekolah (Kepsek), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan insan pers.

Dalam laporannya, Camat Onan Runggu Agus Bonar P Gultom menyampaikan, semua usulan dan komitmen bersama merupakan hasil musrenbang desa yang telah sesuai dengan kebutuhan. Ini sebagaimana dituangkan dalam RPJMDes dan telah disusun berdasarkan skala prioritas dengan hasil 85 usulan dari 12 Desa, yang dominan pada pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi pada sektor pertanian dan pariwisata.

“Semua usulan yang disampaikan telah disandingkan dengan visi dan misi Pemkab Samosir Tahun 2021-2026 yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat, secara Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan’,” paparnya.

Anggota DPRD Samosir, Rismawati Simarmata mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan. Diharapkan musrenbang itu dapat bermanfaat untuk pembangunan, dan bersepakat mensinkronkan usulan-usulan prioritas pembangunan dari setiap Desa serta mengikuti visi dan misi Pemkab Samosir.

“Segala sesuatu yang kita usulkan dan yang akan dibangun merupakan niat baik untuk memajukan Samosir. Namun dengan segala keterbatasan anggaran, diharapkan kepada semua stakeholder turut membangun dari hal sekecil apapun itu,” sebutnya.

Dia juga meminta agar membangun Desa dengan kesadaran bersama untuk bergerak maju, dengan membuat salah satu even sebagai daya tarik wisata, karena Samosir merupakan pusat wisata di kawasan Danau Toba.

Sementara Bupati yang diwakilkan Sekda menyampaikan, Musrenbang Kecamatan merupakan sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Dalam hal ini, Sekda juga menegaskan agar para Kades dapat mensinergikan dan menselaraskan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan program-program prioritas Kabupaten.

Selanjutnya, Jabiat menyampaikan 4 skala prioritas pembangunan Kabupaten Samosir dalam Rencana Awal (Ranwal) RKPD Tahun 2023 yakni : (1) Pencegahan dan Penanganan Bencana Alam dan Non Alam, (2) Kelestarian Budaya dan Pembangunan Pariwisata berkelanjutan, (3) Peningkatan Aksesibilitas dan Kualitas Infrastruktur, (4) Percepatan Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kepala Bappeda Litbang, Rajoki R Simarmata dalam paparannya menyampaikan, Musrenbang Kecamatan dilaksanakan untuk menampung segala usulan-usulan pembangunan akan disusun dalam RKPD Tahun 2023 yang prioritas dan bersentuhan langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam musrenbang Kecamatan Onan Runggu, dilaksanakan dialog interaktif dengan beberapa usulan antara lain, pembangunan gorong-gorong, pemagaran sekolah, pembangunan drainase jalan, peningkatan jalan, pembangunan kantor Kades, pembangunan embung, pembangunan dermaga, pembangunan jembatan, pengadaan pupuk, bibit, ternak dan pengadaan alat pertanian, pengembangan UMKM serta penataan objek wisata.

Musrenbang diakhiri dengan penyerahan berita acara dari Camat Onan Runggu kepada Kepala Bappeda Litbang yang telah ditandatangani oleh seluruh Kades untuk dilanjutkan pada Musrenbang Kabupaten Samosir Tahun 2022.

Dalam kegiatan musrenbang itu, 6 Desa telah ditetapkan sebagai Desa Wisata dengan pemberian Surat Keputusan (SK) oleh Bupati diwakili Hotraja Sitanggang. Hotraja juga menyampaikan pesan kepada para Kades yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata agar selalu menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud Desa percontohan wisata dan terus meningkatkan potensi untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Musrenbang Onan Runggu dilaksanakana dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. (Manru)