Bupati Samosir Resmikan Perusahaan Stone Crushing di Partungko Naginjang

Foto peresmian PT Jogirama Batu Perkasa di Desa Partungko Naginjang.

Samosir, Lintangnews.com | Bupati Samosir, Vandiko Gultom diwakili Asisten Administrasi Umum, Waston Simbolon melakukan pengguntingan pita atas diresmikan dan mulai beroperasinya PT Jogirama Batu Perkasa yang bergerak dalam usaha penggilingan bantu (stone crushing) di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Rabu (23/3/2022).

Vandiko dalam sambutannya menyampaikan, pabrik atau produksi batu untuk kebutuhan masyarakat Samosir selama ini masih bergantung pada Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Dairi.

Menurutnya, kehadiran perusahaan ini akan mempermudah masyarakat Samosir yang selama ini sulit dalam mendapatkan material terlebih dalam pembangunan Kabupaten Samosir.

“Saya yakin kehadiran perusahaan ini akan memberikan dampak yang positif bagi peningkatan perekonomian dan taraf hidup masyarakat sekitar dan Samosir secara umum. Pemkab Samosir menyambut baik dengan adanya perusahaan yang rela dan berani memulai suatu terobosan baru,” paparnya.

Menurut Bupati, kehadiran perusahaan ini akan sangat membantu pembangunan di Samosir. Kepada pemilik perusahaan, Vandiko juga berpesan agar tetap memperhatikan kualitas dan standar batu yang dihasilkan. Selain itu, perusahaan dapat berjalan sesuai dengan regulasi, baik itu ketenagakerjaan dan pengamanan.

Sementara itu, sebagai salah satu jajaran Direksi PT Jogirama Batu Perkasa, Josmar Naibaho mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah sampai berdirinya perusahaan ini.

Menurutnya, berdirinya perusahaan ini dilatarbelakangi, karena melihat selama ini Samosir mengalami kesulitan dalam pemenuhan material dan bahan baku yang memenuhi syarat dan legal, baik untuk pembangunan jalan dan bangunan.

“Kami hadir karena melihat peluang tersebut, harapannya pemerintah dapat menerapkan regulasi sebaik-baiknya, sekaligus membuka iklim usaha yang baik, termasuk memudahkan segala urusan perizinan,” jelas Josmar.

Menurutnya, perusahaan ini sudah digagas sejak bulan Juni tahun 2021. Dan setelah beberapa bulan melengkapi segala bentuk perizinan baru hari ini perusahan secara resmi beroperasi. Kedepan juga perusahaan ini akan memproduksi jenis batu sesuai dengan kebutuhan.

“Kami juga mengajak rekan-rekan pengusaha dan kontraktor di Samosir untuk selalu memperhatikan kualitas, karena kita juga memproduksi batu disini berdasarkan ukuran dan hanya mengeluarkan bahan yang sudah lolos standar. Kita mau kualitas jalan dan bangunan di Samosir tidak hanya bertahan setahun dua tahun tetapi lebih dari itu,” jelasnya.

Untuk kebutuhan bahan baku sendiri, menurut Josmar didatangkan dari luar Samosir seperti Humbahas dan Dairi. Pasalnya, Samosir masuk kedalam zona putih yang tidak mendapatkan izin galian tambang golongan C. Untuk itu, pihaknya juga berharap dukungan dari pemerintah untuk memberantas galian tambang ilegal di Samosir.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab Samosir, Hartono memberikan penjelasan secara teknis, bahwa batu yang dihasilkan dari perusahaan tersebut sudah sesuai dengan jenis batu dan bidang pecah dengan spesifikasi untuk kualitas pembangunan jalan yang baik.

Menurutnya, kehadiran perusahaan ini akan mempercepat proses pembangunan di Samosir, dikarenakan jarak tidak terlalu jauh dan mempermudah proses pengecekan kualitas maupun jumlah material yang dibutuhkan. (Manru)