Bupati Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2022

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga menyematkan pita pada personil Operasi Ketupat Tahun 2022.

Simalungun, Lintangnews.com | Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga bertindak sebagai pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2022 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1443 H Tahun 2022 pada masa pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Simalungun, bertempat di Lapangan Koramil 08/Bangun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jumat (22/4/2022).

Bupati didampingi Kapolres Simalungun, AKBP Nicolas Dedi Arifiato dan Dandim 0207/SML, Letkol Inf Roly Sohuoka melakukan pemeriksaan barisan peserta apel yang terdiri unsur Polri, TNI, Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Bankom Raya dan Pramuka.

“Kita sama-sama mengetahui bahwa pemerintah pusat sudah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan mudik. Tidak ada lagi penyekat yang kita lakukan. Jadi kemungkinan tahun ini akan ada lonjakan pemudik,” kata Radiapoh.

Bupati menghimbau masyarakat terutama pengguna jalan agar hati-hati ketika melintasi ruas jalan yang rusak. “Dimana yang kita tau, Simalungun saat ini masih dalam keadaan memperihatinkan untuk sarana jalan. Ada beberapa titik ruas jalan yang rusak dan longsor, khususnya jalan lintas Siantar menuju Parapat. Untuk itu kami himbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melintasinya,” ucapnya.

Untuk mengatasi kerusakan dan longsornya badan jalan, Bupati mengatakan, Pemkab Simalungun telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar segera ditindak lanjuti, terutama jalan-jalan strategis sebelum Lebaran.

Selain itu, Bupati juga menghimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, demikian juga dengan para petugas, sehingga dapat optimal saat menjalankan tugasnya.

Sementara itu, Kapolres menyampaikan, akan ada sekitar 850 orang personil gabungan yang diturunkan dalam pengamanan Idul Fitri 1443 H meliputi fase perjalanan, ibadah dan tempat pariwisata.

“Kita akan mendirikan 7 Pos Pengamanan (Pospam) dan 1 Pos Pelayanan (Posyan). Posyana akan pusatkan di daerah pariwisata yaitu Parapat. Kami juga akan melakukan pengaman di wilayah Pelabuhan Tigaras yang merupakan wilayah Kabupaten Simalungun,” papar Nicolas.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Kapolres mengatakan, pihaknya akan melakukan sistem buka tutup jika dimungkinkan melihat volume kendaraan saat hari libur lebaran.

Sedangkan Dandim menyampaikan, pihaknya juga ikut melakukan beberapa langka pengamanan, dan menerjunkan personil untuk membatu pengamanan jelang Idul Fitri.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Koramil di Simalungun untuk terlibat dalam penanganan pengamanan jelang Idul Fitri,” sebut Roly.

Tampak hadir dalam apel itu antara lain, Anggota DPRD, T Silitonga, Kasatpol PP Adnadi Girsang, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo, SML Simangunsong dan Sekeretaris BPBD, Manaor Silalahi. (Rel/Zai)