Bupati Tak Hadir, DPRD Setujui Pendapatan Daerah Simalungun Berkurang di P- APBD 2019

Wakil Bupati, Amran Sinaga, Sekwan, SML Simangunsong, Ketua DPRD, Johalim Purba, Wakil Ketua, Saut Fao Sinaga dan Kabag Keuangan DPRD, Nainggolan saat akan melakukan penandatanganan disetujuinya Ranperda.

Simalungun, Lintangnews.com | Meski tidak dihadiri Bupati Simalungun, JR Saragih, DPRD setujui pendapatan daerah berkurang senilai Rp 20 miliar lebih pada Perubahan-APBD 2019.

Persetujuan itu ditandatangani Ketua DPRD, Johalim Purba bersama Wakil Ketua, Saut Fao Sinaga dan diparaf Wakil Bupati, Amran Sinaga.

Sebelum rancangan peraturan daerah (ranperda) itu ditandatangani pada rapat paripurna yang dilangsungkan di ruang utama DPRD Simalungun, kemarin.

Sebanyak 7 Fraksi di DPRD Simalungun masing-masing juru bicara fraksi menyampaikan pendapatnya tentang Ranperda tersebut.

Juru bicara Fraksi Demokrat, Erna Sari Purba, Golkar (Sugianto), Gerindra, (Resnauli Saragih), PDI Perjuangan (Suryadi), Nasdem (Tumpak Silitonga), Hanura (Esron Simbolon) dan PAS (Salbin Damanik).

Sementara Wakil Bupati, Amran Sinaga menyampaikan terima kasih Bupati, JR Saragih kepda DPRD Simalungun atas telah disetujuinya Ranperda. Dan selanjutnya akan disampaikan ke Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk dilakukan evaluasi.

Informasi data dihimpun di ruang utama DPRD Simalungun menyebutkan, APBD Simalungun setelah perubahan antara lain, pendapatan tahun semula Rp 2.441.754.656.000 berkurang sebesar Rp 20.267.703.591. Jumlah pendapatan setelah P-APBD menjadi Rp 2.421.486.952.409.

Berikutnya, belanja daerah semula Rp 2.423.685.403.258, bertambah sebesar Rp 47.258.695.425. Jumlah belanja daera setelah P-APBD menjadi Rp 2.470.944.098.684.

Penerimaan pembiayaan daerah, semula Rp 22.440.747.258, bertambah Rp 65.149.017.728 dan jumlah setelah P-APBD menjadi Rp 87.589.764.986. Pengeluaran pembiayaan daerah semula Rp 40.510.000.000, berkurang Rp 2.377.381.289 dan jumlah setelah P-APBD menjadi Rp 38.132.618.711.

Sedangkan jumlah pembiayaan netto setelah P-APBD menjadi Rp 49.457.146.275 dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp 0. (Zai)