Camat Parmaksian Berharap PT TPL Selalu Mendukung Program PAAR 

Tobasa, Lintangnews.com | Keberhasilan pencapaian dari Desa Dolok Nauli, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dalam kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), tidak terlepas peran serta perusahaan yang beroperasi di daerah itu.

Salah satu PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL), sehingga mampu mendapatkan predikat PAAR terbaik di Tobasa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Tobasa, Henry Silalahi mengatakan, bangga atas capaian Kepala Desa (Kades) Dolok Nauli, Tunggul Sirait. Sebagai contoh di Tobasa yang telah membuat peraturan mengenai pemberdayaan anak atau perlindungan anak dan ini merupakan suatu kemajuan.

“Desa ini memang sudah sejak lama menjadi contoh dan panutan di Tobasa. Bukan memulai dari sekarang keberhasilan dan capaian Desa Dolok Nauli. Terlebih peran serta dari PT TPL yang mendukung PAAR, yang penuh cinta dan kasih sayang,” tutur Henry, Selasa (12/11/2019).

Camat Parmaksian, Paiman Butarbutar menuturkan, kemitraan dengan perusahaan menjadi faktor penentu peningkatan PAAR di Desa Dolok Nauli. Terlebih pihak PT TPL yang sudah membantu dalam pengelolaan Rumah Belajar Artia dalam membentuk karakter anak dan remaja di Desa Dolok Nauli.

“Seperti Rumah Belajar Artia, membentuk anak dan remaja menjadi kreatif, cerdas dan berbudaya baik. Dengan jenis kegiatan seperti, seni rupa, musik, seni teater dan drama, opera, seni tari, tortor dan bimbingan kerohanian,” pungkas Paiman.

Lanjut Paiman, PT TPL juga mengadakan lomba untuk tingkat SD, SMP dan SMA dalam 8 bentuk perlombaan. Seperti, lomba mewarnai, melukis, membaca, menyanyi, menghapal Pancasila, pianika, manortor tingkat SMP dan SMA dan pidato.

“Kami berharap perusahaan jangan pernah jenuh untuk mendukung aset bangsa, yaitu anak dan remaja. Ini untuk membentuk generasi emas bangsa dalam melanjutkan pembangunan di Indonesia, khususnya Tobasa,” harap Paiman.

Diketahui evaluasi program PKK kategori PAAR di Desa Dolok Nauli itu dihadiri tim Provinsi Sumatera Utara yaitu, Bidasari Daulay dan Yuniar Marpaung. (asri)